Rupiah Makin Anjlok, Dampak Lesunya Pertumbuhan Ekonomi

0
480

Pada penutupan perdagangan sore ini nilai tukar rupiah makin dalam masuk ke teritori negatif terhadap rival utamanya dollar AS (5/5). Mata uang lokal pada perdagangan hari ini sempat memperkecil penurunan akan tetapi di akhir perdagangan nilai tukar rupiah kembali alami tekanan berat yang disebabkan oleh perlambatan pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama tahun ini.

IHSG juga alami tekanan jual jelang penutupan perdaganga. Indeks benchmark yang sempat melejit kencang harus terseret turun dari posisi paling tingginya hari ini. Meskipun demikian IHSG masih mampu bertahan dan ditutup tetap di teritori positif.

Rupiah alami tekanan setelah rilis data pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama hanya berada di level 4,7 persen (y/y). Pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama tahun 2015 ini melambat dibandingkan dengan pertumbuhan di periode yang sama tahun lalu yang berada di level 5,14 persen. Kondisi ini mengakibatkan rupiah kembali melempem ke kisaran 13.000-an per dollar.

Read moreĀ 

Ika Akbarwati/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here