Pembangunan Pembangkit Listrik Tahap I Dimulai Tahun Ini, Pemerintah Libatkan Swasta Dan Kepolisian

0
590
Presiden Jokowi Memberikan Pengarahan Dalam Upaya Pembangunan Mega Proyek Pembangkit Listrik 35 ribu megawatt Kepada Pejabat PLN Di Auditorium Kantor Pusat PLN, 7 April 2015. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Pada bulan Mei lalu, Presiden Jokowi Widodo telah resmi meluncurkan program pembangkit listrik 35 ribu megawatt (MW) untuk Indonesia dengan meresmikan peletakan batu pertamanya pada tiga proyek pembangkit listrik diantaranya Jawa Barat, Sulawesi Selatan Sumatra Utara dengan kapasitas 750 MW.

Untuk mempercepat pembangunan ekonomi Indonesia, program ini merupakan terobosan pada sektor kelistrikan sebagai wujud komitmen pemerintah untuk menciptakan kedaulatan energi dan menjawab permasalahan bangsa dan negara khususnya pada sektor-sektor strategis. Dengan disahkannya Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 74 Tahun 2015

Pembangkit listrik 35 ribu MW tersebut di siapkan untuk menyediakan kebutuhan listrik masyarakat Indonesia yang terdiri dari 35 pembangkit listrik berkapasitas 10 ribu MW yang dibangun oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan 74 pembangkit listrik berkapasitas 25 ribu MW yang akan dibangun oleh swasta.

Untuk memastikan proyek kelistrikan berjalan, Presiden Joko Widodo melibatkan kepolisian dalam menggarap proyek tersebut, agar tidak terhambat yang disebabkan oleh masalah pembebasan lahan, perizinan dan analisa dampak lingkungan, ungkap Sofyan Basir Direktur Utama PT. PLN usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi di Kantor Presiden, Rabu (25/6).

Tahun ini, proyek 10 ribu MW yang terdiri dari Jawa Bali 5 ribu MW, Sulawesi 2.560 MW Sumatera 1.158 MW, Kalimantan 700 MW dan Maluku serta Papua 500MW, sudah mulai berjalan dengan ditandatangani Power Purchase Agreement (PPA) akhir tahun ini, untuk pengerjaan akan selesai dalam waktu 3 tahun. Untuk tahun depan akan ditandatangani kembali 10 ribu MW dengan biaya USD 1,5 juta per MW sehingga total biaya proyek pembangunan pembangkit listrik tahap I sebesar Rp 150 triliun.

Dari proyek 10 ribu MW tersebut PLN mendapatkan porsi 4 ribu MW sedangkan pihak swasta sebesar 6 ribu MW. Dengan ditandatanganinya PPA tahap I rencana pembangunan akan selesai pada tahun 2018.

Journalist  : Rully
Editor       : Mark Sinambela  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here