Menteri ESDM Dipercayakan Presiden Membenahi Masalah Ekspor Timah Illegal

0
415
Menteri ESDM Sudirman Said. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Aktivitas tambang timah ilegal telah marak terjadi sejak tahun 1999 sehingga, timah sudah tidak lagi dikatakan sebagai barang tambang strategis, dimana masyarakat pun sudah mulai menambang timah.

Tercatat sekitar 1.640 penambang ilegal yang memasok timah ke Malaysia dari kepulauan Bangka Belitung dengan total produksi penambang sekitar 950 ton timah dalam satu hari. Pada kurun waktu mulai dari 2004-2013, kerugian yang dialami Indonesia akibat ekspor timah ilegal mencapai Rp 4,171 triliun dengan volume sebesar 301.800 Metrik Ton (MT) setara dengan nilai penjualan yang mencapai USD 4,368 miliar atau Rp 50,121 triliun.

Yang menjadi penyebab turunnya harga timah dunia disebabkan maraknya ekspor timah ilegal dan produksi yang berlebihan, disamping itu terjadinya ekspor timah ilegal yang disebabkan manajemen sumber daya timah tidak berfungsi dengan baik antara PT Timah Tbk dengan Pemerintah Daerah dan perusahaan swasta.

Timah dapat menjadi komoditas andalan Indonesia di dunia, jika pemerintah dan terkait dapat menata dan menyelesaikan permasalahannya. Presiden telah menetapkan agar kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) menjadi koordinator dalam menata manajemen yang selama ini tidak berjalan dengan baik, saat rapat terbatas di kantor Presiden Kamis lalu (25/6).

Banyaknya lahan industri tambang timah di Bangka Belitung yang dimiliki masyarakat biasa dengan modal seadanya, juga pengusaha dan investor besar baik dari dalam dan luar negeri serta penyalahgunaan kepentingan antara pejabat daerah dan pejabat pusat yang menyebabkan praktik monopoli tambang timah di Bangka Belitung sangat kuat dan terjadinya praktek ekspor timah ilegal.

Kesempatan menambang timah secara terbuka membuat terjadinya illegal economy yang merupakan salah satu bentuk penyeludupan timah produksi Bangka Belitung. Saat ini, dengan pendelegasinya yang diberikan, Menteri ESDM sedang melakukan identifikasi tambang-tambang ilegal untuk memenuhi persyaratan yang berlaku serta memberikan pembinaan secara teknis untuk mengelola lingkungan jika memungkinkan akan memberikan bantuan permodalan untuk mengembangkan usahanya secara resmi.

Journalist  : Rully
Editor       : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here