BPJS Ketenagakerjaan Akan Beroperasi Penuh Pada 1 Juli 2015, Meluaskan Jangkauan Lewat Online

0
821

(Vibizmedia – Nasional) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), menyatakan diri siap beroperasi penuh pada 1 Juli 2015, sejak terjadinya transformasi pada tahun 2012 dari Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) menjadi BPJS Ketenagakerjaan.

Terdapat 4 program manfaat yang disediakan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pesertanya antara lain jaminan hari tua (JHT), jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JK) dan satu tambahan adalah jaminan pensiun (JP), ungkap Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G Masassya.

Besaran iuran jaminan pensiun yang diputuskan pemerintah sebesar 3%, yang dihitung dari gaji pokok yang diterima pegawai dimana pemberi upah atau perusahaan menanggung 2%, sedangkan penerima upah atau pekerja menanggung 1%, mulai berlaku pada 1 Juli 2015 .

Program yang berlaku hanya bagi perusahaan swasta ini, masa iuran untuk mendapatkan manfaat atas program minimal 15 tahun yang akan diberikan pada usia 56 tahun dan dapat diberikan kepada ahli waris. Dengan operasional yang sudah berjalan saat ini, BPJS Ketenagakerjaan telah melayani 121 kantor cabang, 203 kantor cabang perintis dan 8 kantor wilayah dengan 4.200 sumber daya manusia yang dimiliki.

Untuk memudahkan anggota atau peserta dalam membayar maupun mengecek saldo iuran diseluruh Indonesia BPJS telah menyediakan aplikasi secara online dan real time, hanya dengan memasukkan nomor kartu tanda penduduk (KTP) dan nomor kartu kepesertaan BPJSnya.

Sebagai penyelenggara jaminan sosial dengan jumlah peserta yang sudah memiliki 17 juta peserta ini sedang terus memperluas jangkauannya melalui kerjasama dengan pihak perbankan maupun ritel agar akhir tahun ini dapat mencapai target 22,3 juta peserta.

Jika dibandingkan dengan negara lain, besaran iuran jaminan pensiun di Indonesia masih terlalu kecil dimana Polandia iuran jaminan pensiunnya sebesar 15,60%, Jepang 16,5%, Malaysia 20%, Korea 26,70% dan Austria 51,90%.

Journalist  : Rully
Editor       : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here