Damri Ditunjuk Pemerintah Menjadi Operator BRT

0
644

(Vibizmedia – Nasional) Pemerintah menargetkan sampai dengan akhir tahun 2015 atau awal kuartal I – 2016 penyediaan bus rapid transit (BRT) sebanyak 1.000 bus akan selesai.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan pengadaan bus tersebut akan dibagikan kepada pemerintah daerah pada 33 provinsi yang tersebar di Indonesia, pengadaan dengan anggaran mencapai Rp 1,17 triliun ini, proses perakitannya dilakukan di Unggaran, Jawa Tengah, ungkapnya, Rabu (29/7).

Proses pengadaan yang mengunakan skema e-catalog ini, dapat menghemat anggaran mencapai Rp 220 miliar, dimana nilai transaksi hanya Rp 1,17 triliun dari nilai pagu sebesar Rp 1,4 triliun dikarenakan pengadaan bus tersebut tanpa mengunakan tender.

Hingga tahun 2019, Kementerian Perhubungan menargetkan akan menyediakan sebanyak 3.000 unit bus dengan fase dimulai sejak tahun 2016 nanti. Untuk memperkuat kualitas pelayanan, Jonan menugaskan Perusahaan Umum (Perum) Damri menjadi operator BRT tersebut.

Journalist  : Rully
Editor       : Mark Sinambela
Pic           : Setkab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here