Untuk Menstabilkan Harga, Kemendag Siap Guyur Daging Sapi Impor

0
700
Menteri Perdagangan Thomas Lembong. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Pemerintah mengambil langkah aksi dalam mengatasi kelangkaan daging sapi di pasaran yang mengakibatkan harga daging sapi menjulang tinggi.

Ketua Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) M. Syarkawi Rauf mengatakan bahwa pihaknya segera memanggil pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkara kelangkaan daging sapi di pasaran.

Langkah KPPU tersebut antara lain dengan melakukan inspeksi ke rumah pemotongan hewan bersama menteri pertanian Amran Sulaiman dan menurunkan tim dalam bentuk investigasi yang nantinya akan memberikan putusan yang berpihak terhadap masyarakat, antisipasi yang diduga terjadinya kartel dan potensi permainan harga.

Sampai saat ini, KPPU telah memeriksa 24 perusahaan di Jabodetabek, yang sangat dominan impor, dengan modus menahan pasokan, membuat kelangkaan sehingga harga menjadi naik, hal ini telah dilakukan sejak 2013, ungkap Syarkawi. Pihaknya tetapkan sanksi berupa denda administrasi pencabutan izin ke instansi terkait.

Dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo telah diambil kebijakan ekstrim dalam mengurangi kuota impor dari 750 ribu ekor sapi menjadi 350 ribu ekor sapi sedangkan pada masa pemerintah sebelumnya pengurangan hanya dengan memangkas impor sapi 10% setiap tahunnya.

Dengan pengurangan kuota impor mengakibatkan distorsi pasar, pasokan berkurang drastis yang tidak dibarengi dengan meningkatkan produksi peternak sapi untuk menggantikan daging sapi impor.

Kuota sapi lokal, saat ini belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Menteri Perdagangan Thomas Lembong mengatakan bahwa pihaknya siap mengguyur pasar dengan daging impor untuk menstabilkan harga, ungkapnya di kantor kepresidenan, Rabu (19/8).

Journalist  : Rully
Editor       : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here