Industri Galangan Kapal Indonesia, Sanggup Membuat Kapal Baru Berkapasitas 50 Ribu DWT

0
691
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Franky Sibarani. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Adanya kebijakan moratorium kapal eks asing atau kapal buatan asing Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membuat industri galangan kapal nasional kembali bergairah kembali.

Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan bahwa kebutuhan kapal untuk industri penangkapan ikan diperkirakan meningkat, sementara Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengatakan bahwa 80% Kementerian/Lembaga, Badan Usaha Milik Negara dan perusahaan swasta nasional telah membeli kapal dari produksi industri galangan kapal dalam negeri.

Franky sampaikan bahwa pihaknya telah memiliki kesepakatan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam upaya memperkuat sektor hulu perikanan dan kelautan dengan pengadaan kapal dimana tahun depan dialokasikan sebanyak 3.400 kapal senilai Rp 5 triliun, ungkapnya Jumat (25/9).

Selain itu, agar kementerian/lembaga dan perusahaan swasta nasional dapat menggunakan jasa galangan kapal lokal maka pihaknya mendorong agar industri galangan kapal lokal melakukan perbaikan peralatan kapal.

Saleh sampaikan bahwa sampai dengan saat ini, jumlah industri galangan kapal nasional ada sekitar 250 perusahaan dengan kapasitas produksi sekitar 1,2 juta dead weight ton (DWT) dan reparasi sekitar 12 juta DWT. Kemampuan fasilitas yang dapat dilakukan oleh produksi dalam negeri mencapai 50 ribu DWT dan reparasi mencapai 300 ribu DWT.

Journalist  : Rully
Editor       : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here