OJK Keluarkan 6 Paket Kebijakan Terkait Sektor Jasa Keuangan

0
675

(Vibizmedia – Nasional) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan paket deregulasi sektor jasa keuangan bersamaan dengan diluncurkannya Paket Kebijakan Ekonomi Tahap III, Rabu kemarin (7/10).

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad mengatakan 6 paket kebijakan tersebut terdiri dari :

  1. Relaksasi ketentuan persyaratan kegiatan usaha penitipan dan pengelolaan valuta asing oleh bank
  2. Launching skema asuransi pertanian
  3. Revitalisasi industri modal ventura
  4. Pembentukan konsorsium pembiayaan industri berorientasi ekspor dan ekonomi kreatif serta usaha mikro kecil, menengah dan koperasi
  5. Pemberdayaan lembaga ekpor Indonesia
  6. Implementasi one project concept dalam penetapan kualitas kredit.

Muliaman menjelaskan, penitipan valuta asing terkait persyaratan kegiatan usaha penitipan dan pengelolaan valuta asing oleh bank atau yang disebut business trust, dimana bank bertindak sebagai trustee.

Mengenai asuransi pertanian, pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Pertanian, Kementerian BUMN juga konsorsium perusahaan asuransi siap menjalankannya. Dengan skema pertama akan diterapkan oleh perusahaan asuransi yang pertama untuk asuransi tani padi yang 80% preminya dibayar oleh pemerintah.

Untuk tahap pertama ini, pemerintah telah mengalokasikan dana premi sebesar 150 miliar untuk 6 juta hektar, angka ini bisa meng-cover kurang lebih satu juta hektar lahan pertanian padi. Dengan premi asuransi pertanian sebesar Rp 180.000 dimana Rp 150.000 itu dibayar oleh pemerintah melalui subsidi sedangkan Rp 30.000 sisanya menjadi beban petani.

Terkait dengan perluasan jenis kelembagaan, revitalisasi industri modal ventura yang selama ini  berperan penting mendukung pendanaan UMKM khususnya start up business yaitu pengusaha pemula.

Journalist  : Rully
Editor       : Mark Sinambela
Pic           : Antara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here