Upaya Menguatkan Nilai Tukar Rupiah, Pemerintah Turunkan Harga BBM

0
739
Menteri ESDM Sudirman Said. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Dengan diumumkannya Paket Kebijakan Ekonomi Tahap III, Rabu kemarin (7/10) sebagai upaya pemerintah untuk menguatkan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS).

Salah satu poin utama dalam paket kebijakan tersebut adalah penurunan tarif atau harga bahan bakar. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan harga baru bahan bakar minyak (BBM) jenis solar turun sebesar Rp 200 menjadi Rp 6.700 per liter dari Rp 6.900 per liter yang akan berlaku mulai Sabtu (10/10).

Sudirman sampaikan berlakunya 3 hari setelah pengumuman dikarenakan memberikan kesempatan untuk dilakukannya persiapan logistik, ungkapnya Rabu kemarin (7/10).

Selain itu, dikarenakan harga avtur internasional turun 5,33% atau kira-kira 10 sen per dollar AS, harga domestik turun sebesar 15%. Sudirman katakan bahwa pemerintah memiliki tugas untuk menciptakan agar seluruh bandara termasuk bandara perintis sedangkan bandara besar fokus pemain internasional.

Harga elpiji (LPG) 12 kilogram turun 4,72% dari Rp 141.000 per tabung menjadi Rp 134.300 per tabung berlaku sejak 16 September 2015 lalu. Pertamax turun 2,7% dari Rp 9.250 menjadi Rp 9.000 berlaku sejak 1 Oktober 2015, Pertalite turun harga Rp 100 atau 1,2% dari Rp 8.400 menjadi Rp 8.300.

Sudirman katakan apabila dalam proses terjadi efisiensi terus dan rupiah terus membaik, maka Pertamina akan menyesuaikan dengan harga keekonomiannya.

Journalist  : Rully
Editor       : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here