Defisit Dagang Jepang Tergerus Banyak

0
539

Data perdagangan di Jepang merupakan salah satu indikator ekonomi yang paling penting bagi dewan Bank of Japan (BOJ) sebelum pertemuan pada 30 Oktober mendatang untuk mempertimbangkan apakah Jepang membutuhkan lebih banyak stimulus moneter untuk memicu inflasi dan kegiatan ekonomi atau tidak. Dalam data perdagangan tersbeut tebtu tidak lepas dari data ekspor dan impor, pasalnya, laju ekspor Jepang untuk periode yang berakhir pada September 2015 lalu dilaporkan melambat ke level terendahnya dalam kurun lebih dari satu tahun terakhir.

Tergerus tajamnya kegiatan ekspor Jepang pada bulan lalu terjadi lantaran ekspor ke Asia seperti ke Tiongkok, India, Indonesia, Thailand dan Malaysia semua bukukan penurunan karena perlambatan ekonomi Tiongkok turun drastis meskipun ekspor ke Eropa dan AS berhasil mengimbanginya. Adapun nilai ekspor Jepang tercatat hanya tumbuh 0,6 persen (yoy) pada bulan September lalu, laju ekspor ini jelas dibawah prediksi analis yang sebelumnya memperkirakan pertumbuhan sebesar 3,8 persen.

 

Read more

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here