3 Langkah Evakuasi Pemerintah Tangani Kebakaran Hutan dan Bencana Kabut Asap

0
1691
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Pemerintah telah menyiapkan sejumlah kapal perang milik TNI Angkatan laut untuk menjadi tempat evakuasi korban dampak kabut asap di Sumatera dan Kalimantan.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa evakuasi tersebut dilakukan untuk mengevakuasi anak-anak apabila indeks standar pencemaran udara (ISPU) di daerah terdampak kabut asap sudah mengkhawatirkan dan tidak dapat ditempuh dengan cara lain.

Luhut sampaikan bahwa fokus penangganan kebakaran hutan dan bencana asap terbagi menjadi 2 poin yaitu pemadaman kebakaran lahan dan hutan yang dilakukan jauh-jauh hari, kemudian penangganan masalah kemanusiaan yang muncul akibat bencana tersebut.

Penanganan kemanusiaan menjadi fokus utama yaitu evakuasi anak-anak kecil yang berada di daerah – daerah dampak kabut asap dengan melakukan koordinasi dengan Menteri Kesehatan Nila Moeloek dan Menteri Sosial Khofifah Indar.

Evakuasi dibagi menjadi tiga tahap, mulai dari evakuasi dilakukan didaerah lokasi tersebut dengan mencari lokasi indeks standar pencemaran udaranya yang masih dalam batas normal, data berapa ISPU yang menjadi batas aman atau normal akan disiapkan oleh Kementerian Kesehatan.

Evakuasi warga, khususnya anak-anak menjadi tahapan selanjutnya, ke arah selatan dari daerah tempat kabut asap. Sebagai contoh anak-anak di wilayah Kalimantan Tengah dapat dievakuasi ke sekitar Banjirmasin, Kalimantan Selatan dan jika ISPU sudah pada level mengkhawatirkan, pemerintah siapkan opsi evakuasi dengan menggunakan kapal perang TNI AL.

Saat ini, sekalipun tidak ditetapkan sebagai bencana nasional, tetapi pemerintah menangani dan memperlakukan masalah kebakaran hutan dan bencana kabut asap dengan all out, seperti skala bencana nasional, ungkap Luhut usai rapat terbatas mengenai penangganan bencana kebakaran lahan dan hutan di Kantor Presiden, Jumat (23/10).


Journalist  : Rully
Editor       : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here