Dalam Waktu Dekat, Peraturan Pencegahan Kebakaran dan Penangganan Hutan Akan Direvisi Pemerintah

0
678
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla Memimpin Rapat Terbatas Penangganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kantor Presiden. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Upaya pemerintah dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan agar tidak terulang kembali. Dalam waktu dekat akan merubah sejumlah peraturan dalam bentuk Undang-Undang, Peraturan Pemerintah dan Peraturan Gubernur serta membentuk badan atau satuan tugas untuk pencegahan kebakaran.

Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah akan mengubah sejumlah peraturan terkait agar bencana asap tidak terulang setiap tahunnya melalui penerbitan aturan dan pembentukan badan yang harus sudah siap sebelum musim kering tiba.

Sedangkan untuk pembentukan badan akan dikeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) yang akan bertugas memperbaiki dan mengelola lahan gambut melalui cara membuat sekat atau blocking kanal untuk menjaga kadar air dilahan gambut, ungkap Presiden Jokowi saat rapat terbatas di Kantor Presiden, Rabu (4/11).

Presiden sampaikan bahwa pemerintah sedang merancang tata kelola lahan gambut dibantu oleh ahli gambut dari Universitas Gajah Mada (UGM). Saat ini, meski titik panas di Indonesia telah berkurang menjadi 73 titik di Sumatera dan 124 titik di Kalimantan, Pemerintah tetap akan meninjau ulang setiap regulasi yang berkaitan dengan pengelolaan hutan.

Saat ini adalah momen yang tepat untuk merumuskan pencegahan kebakaran hutan secara komprehensif. Bukan saja aspek teknis tetapi juga aspek sosial hingga aspek legal perlu dilakukan, dalam rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla tersebut, Presiden kembali tegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan izin baru untuk lahan gambut.


Journalist  : Rully
Editor       : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here