Pembangunan Rel Kereta Trans Sulawesi Menggunakan Produk dan Tenaga Kerja Lokal

0
19521
Presiden RI Joko Widodo Meninjau Lokasi Pembangunan Rel Kereta Api Trans Sulawesi Tahap Pertama Segmen I Rute Makasar - Pare-pare di Desa Tanete Rilau, Kabupaten Barru Sulawesi Selatan. FOTO : SETPRES/LAILY

(Vibizmedia – Nasional) Proyek pembangunan jalur kereta api Trans Sulawesi yang menghubungkan Makassar sampai ke Pare-Pare sepanjang 145 kilometer ditargetkan tahun 2018 mendatang sudah bisa tersambung dan beroperasi.

Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pembangunan jalur kereta api tersebut sampai dengan saat ini sudah mencapai 6 kilometer dan tahun depan diharapkan sudah tersambung sampai dengan Manado.

Presiden sampaikan sampai dengan saat ini pembangunan jalur kereta di Sulsel ini, masih sesuai dengan rencana, rel kereta akan terkoneksi dengan Makassar New Port, pelabuhan dan juga bandara sehingga terkoneksi baik moda udara, laut, darat dan kereta api, ungkapnya Kamis (25/11).

Melalui proses konstruksi jalur kereta api, dapat menyerap tenaga kerja banyak, dalam kesempatan ini, Presiden berpesan kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan agar semuanya menggunakan tenaga lokal dan juga manajemennya yang berasal dari masyarakat di Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah.

Jalur kereta di jalur Trans Sulawesi akan dilengkapi dengan kereta produk buatan PT. Industri Kereta Api (INKA) yang memiliki kecepatan hingga 200 kilometer per jam dengan bantalan rel yang dibuat oleh PT Wijaya Karya (WIKA) sedangkan pengunci rel buatan dari PT. Pindad.

Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here