Kerja sama Pemerintah Indonesia dan Norwegia Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca

0
647
Presiden Joko Widodo disambut Para Kepala Negara di Paris, Perancis. FOTO : SETPRES/RUSMAN

(Vibizmedia – Nasional) Disela-sela kegiatan Leaders Event Conference of Parties (COP 21) United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) di Paris, Perancis. Presiden Joko Widodo bertemu dengan Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg, kedua pemimpin negara sepakat bekerja sama pada bidang lingkungan.

Tim komunikasi Presiden Ari Dwipayana mengatakan bahwa kedua pemimpin negara tersebut sepakat untuk meningkatkan kerja sama dalam konteks REDD+. Indonesia berkomitmen pada tahun 2030 akan menurunkan emisi sebesar 29% di bawah business as usual dan 41% dengan bantuan internasional.

Presiden menganggap penting kerja sama dengan Oslo Forum, yang merupakan jaringan mediator perdamaian dunia yang diselenggarakan setiap tahun oleh Kementerian Luar Negeri Norwegia dan Humanitarian Dialog Center (HDC).

Tahun 2016 nanti, Indonesia mempertimbangkan secara positif menjadi tuan rumah Oslo Forum Asia, ungkap Presiden Jokowi, Senin (30/11), Sedangkan, mekanisme untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dengan memberikan kompensasi kepada pihak yang melakukan pencegahan deforestasi dan degradasi hutan, Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation (REDD).

Selain itu, dengan pengalaman yang dihadapi oleh Indonesia selama ini, Presiden Jokowi mendapatkan tawaran pekerjaan yang tidak mudah untuk menjadi Co-Convener Financing for Education. Atas pekerjaan tersebut Perdana Menteri Solberg memberikan apresiasinya kepada Presiden Jokowi.

Kedua pemimpin negara sepakat untuk meneruskan kerja sama di bidang perikanan melalui pengembangan industri perikanan dan pengelolaan perikanan berkelanjutan dengan memprioritaskan Combating Illegal Unreported Unregulated Fishing.

Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here