Terkait Kawasan Perdagangan Bebas, Pemerintah Kaji Efektivitas Otoritas dan Investasi di Batam

0
556
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Franky Sibarani. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Batam menjadi perhatian khusus pemerintah Joko Widodo yang disebabkan perlambatan dan permasalah kawasan perdagangan bebas atau free trade zone (FTZ).

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengatakan bahwa tiga permasalahan yang cukup besar terjadi dalam beberapa tahun terakhir di Batam dan yang paling besar adalah permasalahan demonstrasi tenaga kerja.

Selain itu juga masalah dualisme pengelolaan kawasan antara pemerintah daerah Batam dengan Badan Pengusahaan Batam serta persoalan rencana tata ruang dan wilayah (RTRW), ungkap Franky, Selasa (5/12).

Sedangkan dari investor menaruh harapan besar untuk menanamkan modal di Batam, dengan kondisi yang kurang kondusif justru merugikan batam dan Indonesia secara keseluruhan. Disamping itu pemerintah juga mengkaji sejauh mana efektivitas Otoritas Batam dan juga iklim investasi serta efektivitas investasi di Batam.

Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here