Di Kalimantan dan Sulawesi, Pemerintah Bangun Jaringan Rel Kereta Baru Sepanjang 3.941 KM

0
582
Presiden Joko Widodo Bersama Jajaran Pejabat Kementerian PUPR Usai Penandatangan Kontrak Tahun Anggaran 2016. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Proyek infrastruktur pemerintah untuk mengintegrasikan antar pulau di Indonesia salah satunya jaringan rel baru khususnya di Kalimantan dan Sulawesi memiliki total jaringan rel baru sepanjang 3.941 kilometer.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hermanto Dwiatmoko mengatakan bahwa dengan total kebutuhan dana sebesar Rp 237,36 triliun yang terdiri atas Sulawesi sebesar Rp 64,81 triliun dan Kalimantan sebesar Rp 172,55 triliun ini, pembangunan jaringan rel yang ditargetkan selesai tahun 2030 tersebut akan terbagi dalam beberapa fase.

Hermanto sampaikan bahwa jaringan rel baru yang akan menghubungkan seluruh provinsi di Kalimantan dengan jalur sepanjang 2.428 kilometer ini, akan dibangun dalam bentuk U, ungkapnya pekan lalu.

Pembangunan jaringan di Kalimantan akan dimulai dari ujung barat Kalimantan berbatasan dengan Malaysia sampai menuju utara Kalimantan yang juga berbatasan dengan Malaysia. Kemenhub prioritaskan dalam periode 2015-2019, bangun jaringan kereta rute Banjarmasin-Palangkaraya sepanjang 194 kilometer, Banjarmasin-Tanjung 196 kilometer, Tanjung-Balikpapan 234 kilometer dan Balikpapan-Samarinda 89 kilometer.

Selain itu, jaringan kereta lintas provinsi atau main line masuk dalam prioritas berikutnya pada fase II dan fase III yang selesai di 2030. Disamping itu jaringan kereta di dalam kota atau antar kota di satu provinsi akan dibangun oleh pemerintah daerah, yang nantinya akan tersambung dengan jaringan utama yang dikembangkan oleh pemerintah pusat.

Sedangkan, pembangunan jaringan rel baru di pulau Sulawesi untuk ruas Manado – Bitung sepanjang 48 kilometer dan Makassar – Pare Pare sepanjang 145 kilometer akan dibiayai oleh Kemenhub.

Pembangunan fase I ruas Makassar – Pare-Pare sepanjang 145 kilometer ditargetkan akan selesai tahun 2018 dan tahun ini dimulai pembangunan Manado-Bitung, sedangkan pengembangan fase II ditargetkan selesai tahun 2025.

Pemerintah merancang pembangunan kedua jaringan rel tersebut baik di Kalimantan maupun Sulawesi dapat digunakan untuk kereta dengan kecepatan mencapai 200 kilometer per jam.

Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here