Utang Luar Negeri Indonesia, Masih Amankah?

0
773

Baru-baru ini, Bank Indonesia (BI) merilis data posisi utang luar negeri Indonesia untuk akhir 2015. Tercatat bahwa Singapura masih menempati posisi teratas sebagai negara pemberi utang Indonesia. Sementara, dari organisasi lembaga, International Bank for Reconstruction and Development (IBRD) atau anak usaha Bank Dunia yang menempati posisi pertamanya. Selain itu, tercatat bahwa utang luar negeri Indonesia secara keseluruhan per November 2015 tumbuh 3,2 persen year on year (YoY), menjadi sebesar US$304,6 miliar atau sebesar Rp4.241 triliun. Sejumlah kalangan kemudian menilai bahwa ini sudah berada di level “lampu kuning”. Apakah memang demikian?

Dari sisi urutan kreditur teratas, utang Singapura, per November 2015, adalah sebesar USD 57,1 miliar atau setara dengan Rp 792,5 triliun. Utang Indonesia dari IBRD adalah USD 14,2 miliar atau setara Rp 197,1 triliun. Posisi kedua dan ketiga masing-masing adalah Jepang dengan USD 31,4 miliar serta China sebesar USD 12,6 miliar. Dilihat dari organisasi, ADB memberikan pinjaman senilai USD 8,7 miliar dan IMF sebesar USD 2,7 miliar. Demikian menurut data dari Statistik Utang Luar Negeri rilis dari Bank Indonesia, Januari 2016.

Read more

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here