Langkah Pemerintah Berantas Narkoba di Indonesia

0
586
Rapat Terbatas Pemerintah di Kantor Presiden Dalam Memberantas Narkoba di Indonesia. FOTO : SETPRES/EDI

(Vibizmedia – Nasional) Pemberantasan terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) menjadi masalah utama dalam negara ini.

Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa untuk melakukan pemberantasan terhadap narkoba, dirinya mendorong agar kementerian/lembaga bergerak bersama-sama dan menghilangkan egosektoral.

Presiden sampaikan agar pemberantasan tersebut dilakukan dengan lebih berani, lebih komprehensif, lebih gencar dan lebih gila serta dilakukan secara terpadu dan sinergi antara Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI, Polrim Kementerian Kesehatan, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan, Kementerian Komunikasi dan Informasi dan Bea Cukai.

Pemberantasan narkoba ini akan dipimpin oleh Kepala BNN dengan melibatkan seluruh kementerian termasuk Polri. Untuk mewujudkannya BNN akan membentuk satuan tugas (Satgas) khusus untuk penanganan narkoba yang terpadu.

Pemerintah menyatakan perang terhadap narkoba dan jaringan pengedar narkoba serta menegakkan hukum lebih tegas dan keras kepada jaringan-jaringan yang terlibat karena narkoba telah merasuk kemana-mana.

Berdasarkan laporan Kapolri dan BNN, jumlah narkoba yang masuk ke Indonesia dari tahun ke tahun meningkat sebesar 13,6% seiring dengan peningkatan tersebut, jumlah penggunanya juga meningkat. Tahun 2015 lalu, ada sebanyak 50.178 tersangka yang ditangkap dengan jumlah barang yang disita sebanyak ganja 23,2 ton, sabu 2,3 ton dan ekstasi 1,72 juta butir. Jumlah barang bukti sitaan tersebut di prediksikan hanya sekitar 20% dari narkotika yang beredar di pasaran.

Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here