Pemprov DKI Terbitkan Kartu RFID Dalam Pembelian BBM

0
507

(Vibizmedia – Nasional) Dalam upaya meningkatkan transparansi dan efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bekerja sama dengan PT. Pertamina Retail untuk menggunakan Radio Frequency Identification (RFID).

Direktur Utama Pertamina Retail Toharso mengatakan bahwa penggunaan RFID ini sebagai alat transaksi pembayaran bagi pelanggan korporasi yang membeli BBM di SPBU Pertamina. Memiliki tingkat transparan dengan pelaporan penggunaan realisasi per periode dan kontrol yang mudah dimana pelanggan mendapat dua struk bukti pengisian BBM.

Penggunaan kartu RFID tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama antara Pertamina dan Pemprov DKI Jakarta untuk pengembangan Infrastruktur Migas, Kelistrikan dan Energi Terbarukan di wilayah provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.

Sampai dengan saat ini, dari 6.000 orang yang berlangganan BBM Pertamina dan dari 35.000 kartu RFID yang telah diterbitkan ada sebanyak 2.500 kartu RFID yang telah terdistribusi untuk kendaraan operasional Dinas Kebersihan, sedangkan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) ada sebanyak 370 SKPD & UKPD dengan total anggaran sekitar Rp 396,8 miliar per tahun.

Sebagai salah satu wujud teknologi digital dalam bentuk kartu e-money, RFID dari dinas kebersihan Pemprov DKI menjadi milestone dari dinas-dinas lainnya, ungkap Toharso, Senin (4/4). Teknologi digital ini memiliki kelebihan hanya digunakan untuk satu kendaraan sesuai dengan nomor polisi kendaraannya dan terdapat daily limit sistem dalam pengisian BBM.

Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela
Pic : Antara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here