Bulan Mei Mendatang, Belanja Kementerian/Lembaga Akan diturunkan Menjadi Rp 738 Triliun

0
1664
Sidang Kabinet Paripurna. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Dalam rangka perubahan pada sisi belanja negara, bulan Mei mendatang pemerintah sedang mengajukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) tahun 2016.

Perubahan tersebut pada sisi belanja kementerian/lembaga yang turun sebesar Rp 45,5 triliun dari Rp 784 triliun menjadi Rp 738 triliun, sedangkan belanja non kementerian/lembaga diperkirakan naik sebesar Rp 9,6 triliun.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa dari penurunan anggaran belanja kementerian/lembaga tersebut terdapat penghematan belanja sebesar Rp 50,6 triliun dengan tambahan belanja untuk keperluan mendesak sebesar Rp 5,2 triliun.

Penghematan sebesar Rp 50,6 triliun tersebut dapat dicapai apabila efisiensi belanja operasional seperti belanja perjalanan dinas, paket meeting diantaranya paket rapat, paket pertemuan, belanja jasa yang terdiri dari pembayaran listrik, telepon, air serta jasa lainnya serta pembangunan gedung baru. Diharapkan efisiensi seluruh kementerian/lembaga dapat menghemat sebesar Rp 22,5 triliun, ungkap Bambang, Kamis (7/4).

Selain itu, efisiensi juga dapat dilakukan pada belanja pemeliharaan seperti kendaraan operasional atau kendaraan dinas kementerian, pengadaan peralatan kantor, belanja iklan dan belanja modal non – infrastruktur.

Journalist : Rully
Editor : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here