Izin Pembangunan Perumahan MBR Disederhanakan

0
773

(Vibizmedia – Nasional) Guna mewujudkan program pembangunan satu juta unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), Pemerintah akan melakukan penyederhanaan peraturan yang menghambat program berjalan tidak mulus.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution bahwa kendala yang dihadapi saat ini adalah ketersediaan kredit untuk sektor properti, terutama pengembang kecil dan yang kedua adalah perizinan dan persyaratan pembangunan perumahaan yang rumit, panjang dan mahal.

Darmin sampaikan untuk proses penyederhaan peraturan tersebut, pihaknya mengumpulkan beberapa menteri untuk koordinasi diantaranya Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) / Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ferry Mursyidan dan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) Siti Nurbaya, ungkapnya Selasa (12/4).

Banyaknya peraturan yang tumpang tindih dalam pembangunan perumahaan untuk MBR mengakibatkan pengembang merasakan ketidakpastian harga dalam pengurusan izin. Dalam proses perizinan untuk perumahaan seluas 5 hektar dapat menghabiskan biaya hingga Rp 3,5 miliar.

Dalam 1-2 mendatang pemerintah akan siapkan paket peraturan yang lebih sederhana, dari 33 izin atau syarat yang diperlukan dalam mengurus perizinan akan dipangkas menjadi 21 izin/syarat, dengan penyelesaian membutuhkan waktu hingga mencapai 753-916 hari.

Journalist  : Parnie
Editor       : Mark Sinambela
Pic       : Antara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here