Restorasi Hutan Bakau dengan Penanaman 5000 Bibit Mangrove oleh Presiden Jokowi.

0
1183

Dalam acara Gerakan Nasional Penyelamatan Tumbuhan dan Satwa Liar berlangsung di Pulau Karya, Kecamatan Kepulauan Seribu, Kabupaten Kepulauan Seribu, Kamis 14 April 2016, Presiden Joko Widodo selain melepas satwa, juga menanam atau transplantasi karang dan lamun sebanyak 1.000 spesimen oleh masyarakat dan melakukan  restorasi hutan bakau (mangrove) dengan penanaman 5.000 bibit mangrove (Rizhopora Stylosa).

Pasukan tanam Bakau

Di awal sambutan, Presiden menjelaskan bahwa ada dua hal yang penting, yang perlu diwariskan kepada anak cucu kita. “Pertama adalah ilmu pengetahuan. Kedua adalah kelestarian alam. Penting sekali perlu kita ingat,” tutur Presiden.

Terlebih lagi, Indonesia di mata dunia dikenal sebagai negara yang kaya keanekaragaman hayati, dipandang sebagai negara mega-bio-diversity. “Kita juga dikenal sebagai paru-paru dunia, harapan dunia dan masa depan alam bergantung pada kelestarian alam Indonesia,” kata Presiden.

Presiden mengingatkan bahwa komitmen dari berbagai pemangku kepentingan merupakan kunci keberhasilan Gerakan Nasional Penyelamatan Tumbuhan dan Satwa Liar. Selain komitmen, kerja keras dan keberlanjutan gerakan juga memegang peranan penting dari gerakan ini.

Kepada para menteri, Presiden mengingatkan agar tidak lagi mengadakan acara-acara seremonial seperti model “kembang api”, yang dalam sekejap tak berbekas apinya. Gerakan Nasional harus solutif, berkelanjutan, dan terukur hasilnya. “Tidak boleh lagi hanya melaporkan output kegiatan. Saya tidak mau terima laporan sudah dilaksanakan 1000 seminar atau 200 sosialisasi yang dihadiri oleh ribuan orang,” ujar Presiden.

Sudah saatnya berbicara tentang dampak dari sebuah gerakan nasional, misalnya berapa jenis tumbuhan yang bertambah, berapa satwa liar yang diselamatkan, berapa kadar polusi yang berkurang. “Kongkrit, nyata,  jelas,” demikian Presiden menandaskan.

 

Journalist: Nanie                                                                                                                                                      Editor: Mark Sinambela                                                                                                                                 Photographer: Mark Sinambela/Vibizmedia

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here