Optimisme Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Nasional

0
622

(Vibizmedia – Nasional) Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi nasional secara kuartal ke kuartal mengalami penurunan, pada kuartal I-2016 mencapai 4,92% menurun dibandingkan pertumbuhan di kuartal IV-2015 yang mencapai 5,04%.

Sedangkan, pertumbuhan di kuartal I-2016 jauh lebih baik dibandingkan kuartal I-2015 lalu yang tercatat sebesar 4,73%. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan bahwa capaian pertumbuhan di kuartal I-2016 dipengaruhi akselerasi belanja pemerintah.

Darmin sampaikan bahwa penyerapan anggaran yang mulai terlihat sudah mulai sejak awal tahun, tertahan di bulan selanjutnya. Hal ini terjadi khususnya untuk belanja barang karena tidak begitu besar, sekalipun mengalami peningkatan  dari periode kuartal yang sama pada tahun lalu.

Faktor lainnya, pertumbuhan kredit industri perbankan cenderung melambat dan terjadi pergeseran panen yang juga mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi domestik serta belum pulihnya sektor pertambangan yang selama ini menjadi motor penggerak.

Selain itu, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa melambatnya pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I-2016 disebabkan adanya dana pemerintah daerah (Pemda) sebesar Rp 220 triliun yang tersimpan di bank daerah, yang seharusnya dana tersebut digunakan untuk menggenjot ekonomi nasional

Jumlah dana yang tersimpan terus mengalami peningkatan dari sebelumnya pada akhir tahun 2015 sebesar Rp 99,7 triliun, di akhir Maret 2016 menjadi Rp 220 triliun. Bambang sampaikan bahwa dalam kondisi ekonomi saat ini, Indonesia perlu melakukan diversifikasi ekonomi, saat ini, ekonomi Indonesia masih bergantung pada konsumsi dan belanja pemerintah.

Adanya optimisme pemerintah untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional terbukti dengan adanya peningkatan pertumbuhan ekonomi kuartal I-2016 dibandingkan kuartal I-2015 dan dilakukannya percepatan pembangunan khususnya infrastruktur sebagai langkah belanja modal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.

 

Journalist  : Rully
Editor       : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here