Presiden Jokowi Cek Langsung Pelaksanaan Paket Kebijakan Ekonomi

0
802
Rapat Terbatas Evaluasi Paket Kebijakan Ekonomi di Kantor Presiden. FOTO : SETPRES/LAILY

(Vibizmedia – Nasional) Presiden melakukan proses monitoring dan evaluasi terhadap seluruh program – program prioritas termasuk paket kebijakan ekonomi yang telah dikeluarkan oleh pemerintah sebanyak 12 paket.

Pemerintah telah mengeluarkan 12 paket kebijakan ekonomi, sejak diluncurkannya paket kebijakan ekonomi pada September 2015 lalu sampai dengan bulan April 2016. Presiden Joko Widodo melakukan evaluasi terhadap seluruh paket kebijakan tersebut dengan cara turun ke lapangan, mengecek langsung dan juga melihat sisi perjalanan prosedurnya.

Presiden sampaikan bahwa dirinya selalu melakukan pengecekan keefektifan dari paket kebijakan ekonomi tersebut. Dari 203 total regulasi yang terdapat dalam 12 paket tersebut, 194 regulasi atau sekitar 96% diantaranya sudah selesai hanya tersisa 9 regulasi atau 4% yang masih dalam finalisasi, ungkap Presiden Jokowi, Selasa (24/5).

Progres Paket Kebijakan Ekonomi

Dirinya mengungkapkan bahwa melalui langkah-langkah deregulasi ini dapat memberikan dampak psikologis yang positif dengan menguatnya kepercayaan para pelaku ekonomi dan kepercayaan itu harus benar-benar dijaga dengan konsisten, keberlanjutan maupun perubahan nyata di lapangan.

Langkah-langkah perbaikan ini bertujuan untuk meningkatkan investasi, penguatan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan kebangkitan industri serta peningkatan ekspor.

Untuk memastikan dan mengawal paket kebijakan yang telah diluncurkan ini, Presiden akan membentuk taskforce satuan tugas yang akan dipimpin oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian dan bekerja langsung di bawah Presiden.

Disamping itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan bahwa tugas dari task force yang akan dibentuk ini untuk memonitor, mengindentifikasi serta mengetahui hambatan yang ada didalam pelaksanaan deregulasi. Task force tersebut akan berkantor di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang terdiri dari kalangan dunia usaha, wartawan dan analis, ungkapnya.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here