Presiden Jokowi : Kepala Daerah Harus Fokus Pada Amanat Penderitaan Rakyat

0
841
Presiden Joko Widodo melantik Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si. dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah H. Sudarto, S.H. , M.Hum. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Presiden Joko Widodo melantik Gubernur Drs. H. Longki Djanggola, M.Si. dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah H. Sudarto, S.H., M.Hum. untuk masa jabatan tahun 2016 – 2021 di Istana Negara.

Pelantikan tersebut berdasarkan keputusan Presiden Nomor 70/P Tahun 2016 tanggal 14 Juni 2016. Longki Djanggola dan Sudarto sendiri merupakan pasangan pemenang yang terpilih kembali untuk kedua kalinya melalui Pemilihan Kepala Daerah Serentak pada 9 Desember 2015 lalu.

Masa jabatan pertama pasangan kepala daerah tersebut berakhir hari ini 16 Juni 2016 sehingga Presiden perlu melantik pasangan tersebut untuk masa jabatan kedua mereka. Presiden Jokowi menyampaikan amanat kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah yang baru dilantik untuk segera menjalankan tugas yang merupakan amanat sejarah yakni memenuhi janji untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan rakyat Provinsi Sulawesi Tengah yang dipimpinnya.

Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur harus mengemban amanat sejarah yakni mencapai kemajuan dan kesejahteraan rakyat Propinsi Sulawesi Tengah yang dipimpinannya, ungkap Presiden Joko Widodo, Kamis (16/6).

Dalam menjalankan tugasnya, Presiden memberikan pesan agar pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur selalu fokus pada amanat penderitaan rakyat Sulawesi Selatan. Ada 3 hal yang menjadi fokus yaitu amanat penderitaan rakyat, bebaskan rakyat dari kemiskinan, perkecil ketimpangan antara daerah dan kesenjangan sosial, serta pacu pertumbuhan ekonomi yang berkualitas sehingga bisa mengatasi pengangguran dan membuka lapangan pekerjaan sebesar-besarnya.

Selain itu juga, kedua kepala daerah harus dapat memastikan bahwa seluruh rakyat di daerah yang dipimpinnya mendapat pelayanan publik yang cepat, berkualitas dan terjangkau serta tidak kesulitan mendapatkan pelayanan pendidikan, kesehatan dan memperoleh air bersih.

Terkait prasarana dan infrastruktur, agar Sulawesi Tengah terkoneksi sampai ke pelosok dengan infrastruktur jalan, dan jembatan, transportasi serta rakyat mendapatkan pelayanan listrik tanpa bayar pet.

Dalam menghadapi persaingan, kepala daerah juga harus mempersiapkan daerahnya dengan semangat kerja kerass, produktivitas dan inovasi dengan melakukan pemangkasan regulasi yang menghambat, reformasi birokrasi, perbaikan sistem tata kelola pemerintah, serta meningkatkan inovasi pelayanan publik, ungkap Presiden.

Journalist : Rully
Editor      :
Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here