Pendukung Kepariwisataan, Kini Ada Penghargaan Pemerintah Melalui Perpres

0
676

(Vibizmedia – Nasional) Topik yang tidak pernah surut dari pembahasan di media salah satunya adalah pengelolaan pariwisata di Indonesia yang dinilai masih kurang. Kalaupun ada masih terbatas pengelolaan birokratis dan belum menjamah ranah bisnis. Kepariwisataan di Indonesia memerlukan pengaturan dan dukungan pelaksanaan dari berbagai pihak supaya terdapat kemajuan yang nyata, juga berbagai bentuk penghargaan untuk memotivasi semua pihak terkait kepariwisataan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tanggal 7 Juni 2016 telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 50 tahun 2016 tentang Pemberian Penghargaan Kepariwisataan, dengan pertimbangan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 31 ayat (4) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan,

Dalam Perpres itu disebutkan, penghargaan kepariwisataan diberikan kepada penerima penghargaan yang berprestasi luar biasa atau berjasa besar dalam partisipasinya meningkatkan: a. pembangunan; b. kepeloporan; dan c. Pengabdian. Penghargaan tersebut dapat diberikan kepada: a. setiap perseorangan; b. organisasi pariwisata; c. lembaga pemerintah; dan/ atau d. badan usaha.

Penghargaan Kepariwisataan bidang pembangunan sebagaimana dimaksud diberikan kepada para penerima penghargaan yang mendukung keberhasilan pembangunan Kepariwisataan, yang diberikan kepada: a. Pemerintah; atau b. Lembaga lain yang terpercaya.

Sedangkan Penghargaan Kepariwisataan bidang kepeloporan  diberikan kepada para penerima penghargaan yang karya kepeloporannya dapat meningkatkan Kepariwisataan. Dan Penghargaan Kepariwisataan bidang pengabdian diberikan kepada para penerima penghargaan dalam pengabdiannya paling singkat 5 (lima) tahun di ‘ bidang Kepariwisataan.

“Penghargaan Kepariwisataan dapat berbentuk: a. piagam; b. uang; atau c. penghargaan lain yang bermanfaat, yang disesuaikan dengan prestasi atau jasa yang bersangkutan,” bunyi Pasal 5 ayat (1,2) Perpres ini.

Guna menjamin objektivitas dalam pemberian Penghargaan Kepariwisataan, menurut Perpres ini, Menteri (Pariwisata) membentuk Tim Penilai terdiri atas unsur akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan terkait, yang bertugas memberikan pertimbangan kepada Menteri dalam pemberian Penghargaan Kepariwisataan.

Perpres ini juga menegaskan, selain Penghargaan Kepariwisataan sebagaimana dimaksud, kepada perseorangan yang berjasa besar atau berprestasi luar biasa dalam meningkatkan pembangunan, kepeloporan, dan pengabdian di bidang kepariwisataan dapat diberikan oleh Presiden atas usul Menteri Pariwisata, Tanda Kehormatan Satyalancana Kepariwisataan.

Journalist : Mytri
Editor      :
Emy T

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here