Jalankan Inpres Nomor 4 Tahun 2016, Kemenperin pangkas anggaran tahun 2016 sebesar Rp369,5 miliar

0
968

(Vibizmedia – National) Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan pada pada 12 Mei 2016 melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2016 tentang Langkah-langkah Penghematan dan Pemotongan Belanja Kementerian/Lembaga (K/L) Dalam Rangka Pelaksanaan Anggaran dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2016 demi pengendalian dan pengamanan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016.

Total anggaran yang harus dipotong dari APBN Tahun Anggaran 2016 adalah sebesar Rp 50,016 triliun. Dari jumlah itu, sebesar Rp 20,951 triliun merupakan efisiensi belanja operasional, dan Rp 29,064 triliun merupakan efisiensi belanja lain.

Dalam rangka menanggapi instruksi tersebut, Kementerian Perindustrian melakukan pemangkasan anggaran tahun 2016 sebesar Rp369,5 miliar dari pagu semula Rp3,26 triliun. Kini pagu alokasi anggaran Kemenperin dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) tahun 2016 menjadi Rp2,89 triliun. Penghematan anggaran tersebut telah disetujui oleh Komisi VI DPR RI menurut keterangan Menteri Perindustrian Saleh Husin.

Rincian penghematan anggaran diantaranya pada Program Pengembangan SDM lndustri dan Dukungan Manajemen yang semula sebesar Rp966,40 miliar menjadi Rp884,82 miliar, Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur yang semula sebesar Rp15,92 miliar menjadi Rp9,16 miliar, Program Penumbuhan dan Pengembangan lndustri Berbasis Agro yang semula sebesar Rp251,42 miliar menjadi Rp188,78 miliar.

Juga pada Program Penumbuhan dan Pengembangan lndustri Kimia, Tekstil, dan Aneka yang semula sebesar Rp205,70 miliar menjadi Rp163,58 miliar, Program Penumbuhan dan Pengembangan lndustri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika yang semula sebesar Rp190,95 miliar menjadi Rp142,17 miliar, Program Pengawasan dan Peningkatan Akuntabilitas Aparatur yang semula Rp49,57 miliar menjadi Rp46,93 miliar.

 Program Pengembangan Teknologi dan Kebijakan lndustri yang semula sebesar Rp571,87 miliar menjadi Rp558,42 miliar, Program Percepatan Penyebaran dan Pemerataan Pembangunan lndustri yang semula Rp513,49 miliar menjadi Rp404,10 miliar. Program Peningkatan Ketahanan dan Pengembangan Akses lndustri lnternasional yang semula Rp58,47 miliar menjadi Rp56,35 miliar, sedangkan  Program Penumbuhan dan Pengembangan lndustri Kecil dan Menengah tidak mengalami pemotongan yaitu sebesar Rp432,87 miliar.

Pemotongan anggaran pada berbagai program ini diharapkan tidak mengurangi kualitas pelaksanaan program-program tersebut.

Journalist : Mytri
Editor      :
Emy T

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here