Tampung Dana Repatriasi “Tax Amnesty”, BI Telah Siapkan Berbagai Instrumen

0
1484
Ilustrasi Bank Indonesia. FOTO : ISTIMEWA

(Vibizmedia –National) Masih seputar menyambut berlakunya Undang-Undang Pengampuan Pajak atau Tax Amnesty yang telah disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat RI pada Selasa (28/6), Bank Indonesia (BI) menyatakan siap dan akan menyediakan banyak instrumen yang bisa dipakai untuk menampung dana repatriasi kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty. Instrumen-instrumen tersebut dapat dimanfaatkan sebagai tempat pertama penempatan dana repatriasi.

“Ada beberapa opsi investasi yang memang bisa digunakan mereka yang akan merepatriasi, tergantung preferensi dan perkembangannya nanti,” jelas Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo dalam di Jakarta beberapa hari lalu. Perry menjelaskan, instrumen keuangan yang bisa dipakai antara lain obligasi, saham, dan obligasi korporasi.

Instrumen-instrumen keuangan yang dimiliki BI pun bisa digunakan untuk menampung dana-dana pertama repatriasi yang masuk. Selain instrument-instrumen tersebut, bagi para pemilik dana yang akan menempatkan dananya kembali ke Indonesia juga bisa memanfaatkan obligasi perbankan, deposito, SBI, maupun SBN. Dana-dana yang masuk tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk mendanai proyek-proyek infrastruktur.

Sektor properti jelas dapat menampung dana-dana investasi tersebut, juga pendanaan di bidang infrastruktur terbuka. Ada juga kemungkinan infrastruktur-infrastruktur yang sudah berjalan diakselerasi, diinvestasi berdasarkan cash flow.

Perry menambahkan bahwa bank sentral juga menyiapkan instrumen keuangan sebagai tempat pertama masuknya dana-dana repatriasi tax amnesty berupa medium term notes (MTN), promisory note, dan sebagainya. “BI, OJK, dan Kementerian Keuangan akan memperbanyak instrumen-instrumen. Tempat pertama dana itu masuk ke instrumen keuangan. Relaksasi makroprudensial seperti LTV juga akan menarik,” terang Perry menyambut implementasi tax amnesty.

Journalist : Mytri
Editor      :
Emy T

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here