Theresa May, Sosok Wanita Tegas Perdana Menteri Inggris Baru

0
1238

(Vibizmedia – International)  Theresa May – calon tunggal pengganti perdana menteri Inggris David Cameron yang mengundurkan diri pada April 2016, akhirnya resmi sudah dilantik  menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris. Pelantikan May disaksikan langsung oleh Ratu Elizabeth di Buckingham Palace pada Rabu (13/7) kemarin. May adalah perdana menteri wanita kedua di Inggris setelah Margaret Tatcher.

Bersama David Cameron (Photo: Wikipedia)
Bersama David Cameron (Photo: Wikipedia)

May sebenarnya pendukung kubu Bremain, namun dia berjanji akan menyatukan kembali warga Inggris yang sempat bersitegang saat pelaksanaan referendum Inggris beberapa waktu lalu.

Dalam pernyataannya setelah memenangkan kontes kepemimpinan Partai Konservatif, May menegaskan lagi bahwa tidak akan ada pelaksanaan referendum kedua atau upaya jalur belakang untuk kembali bergabung dengan Uni Eropa. Dia juga berjanji akan segera menyusun program ekonomi untuk mengatasi ketidakstabilan saat ini. “Brexit artinya Brexit. Kita akan menyukseskannya,” tegas May.

Sekilas  profil Theresa May

Lahir di Sussex dengan nama Theresa Braiser dan dibesarkan di Oxfordshire bersama ibu dan neneknya, karena ayahnya, pendeta gereja Inggris, telah meninggal karena kecelakaan mobil saat May berumur 25 tahun. Menikah pada 1980 dengan seorang banker bernama Philip May dan tidak dikaruniai anak.

Wanita berumur hampir 60 tahun ini jabatan terakhirnya adalah Menteri Dalam Negeri, sejak 2010. Karier politiknya sendiri sudah dibangun sejak di bangku kuliah di Oxford University.

Sebelum bergabung menjadi anggota parlemen, May bekerja di Bank of England dan sempat menjadi Kepala Unit Bagian Eropa di Asosociation for Payment Clearing Services. Terpilih sebagai anggota dewan lokal di Merton, London Selatan, dan menjabat selama satu dekade sebelum naik menjadi wakil pemimpin.

May beberapa kali mencalonkan diri dalam pemilihan politik dan berkali-kali pula kalah. Namun hal tersebut tak membuatnya berhenti. “Selalu ada kursi dengan namamu di sana,” ucapnya.

May juga terkenal ketegasannya. Bersikap tidak toleran terhadap korupsi ketia dia menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri. Dalam hal mengatasi kriminalitas, saat Inggris menghindari serangan teror pada 2013, May sukses mendeportasi pemimpin radikal Abu Qatada.

Journalist : Mytri
Editor      : Mark Sinambela                                                                                                                               Foto         : Wikipedia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here