MTN Menjadi Pilihan dalam Investasi Pemilik Dana Repatriasi

0
572
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 122 Tahun 2016, pemerintah membuka kesempatan bagi pemilik dana repatriasi untuk menginvestasikan dananya pada sektor rill berdasarkan prioritas yang ditentukan oleh pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan bahwa instrumen tersebut mampu mengurangi ketergantungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terhadap suntikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau Penyertaan Modal Negara (PMN).

Investasi tersebut dapat dilakukan langsung pada perusahaan yang berada di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Darmin sampaikan bahwa selama ini untuk meningkatkan kapasitasnya, BUMN sering meminta suntikan APBN dan melakukan penerbitan saham baru atau dikenal right issue.

Dengan dikeluarkannya PMK Nomor 122 Tahun 2016, terdapat instrumen lain yang bisa dilakukan agar pemilik dana untuk membeli obligasi BUMN, dengan menerbitkan Medium Term Notes (MTN) atau obligasi BUMN yang tidak mengubah struktur kepemilikan, ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Rabu (10/8).

Disamping itu, untuk menekan ketergantungan BUMN terhadap PMN, Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxiation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo menyampaikan bahwa masuknya dana repatriasi ke sektor riil menjadi prioritas pemerintah dan investasi langsung.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here