Menperin : Indonesia Akan Menjadi Basis Produksi Kendaraan Bermotor & Komponen di ASEAN

0
653
Industri Mobil di Indonesia. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/NILO

(Vibizmedia – Nasional) Dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dan makin agresifnya para prinsipal memproduksi kendaraan global, Pemerintah mendorong peningkatan volume ekspor mobil sebesar 10% dari volume ekspor mobil tahun ini melalui kebijakan pemerintah.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah optimis bersama pelaku industri otomotif dalam negeri untuk mewujudkan Indonesia sebagai basis produksi kendaraan bermotor serta komponen di ASEAN dan dunia.

Menteri Airlangga sampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Pertamina untuk mendongkrak pasar ekspor terkait peningkatan standar emisi dari Euro 2 ke Euro 4.

Untuk mendukung standar emisi tinggi dengan target tahun 2019 atau 2020, Pertamina sedang menyiapkan kilang, sedangkan Kementerian Perindustrian sedang mengkaji tentang pemberlakuan standar Euro4.

Sebagai upaya menciptakan lingkungan yang ramah, pelaku industri otomotif di dalam negeri agar memprioritaskan produksi kendaraan yang ramah lingkungan sehingga memenuhi standar emisi kendaraan Euro-4, yang bermanfaat dari sisi lingkungan dan juga industri.

Untuk meningkatkan ekspor, para prinsipal perlu memperbanyak produksi kendaraan yang diminati pasar global seperti tipe sedan dan SUV, selama ini Indonesia lebih banyak memproduksi model MPV.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, penjualan kendaraan bermotor roda empat mencapai 1,1 juta unit pada tahun 2015, untuk itu Kementerian Perindustrian meminta agar para pelaku industri otomotif nasional lebih memperdalam struktur industri dengan meningkatkan kemampuan industri komponen.

Industri otomotif yang terdiri dari berbagai sektor seperti industri perakitan, industri komponen, bengkel resmi, sales, service dan spare parts ini, sampai dengan saat ini, dapat menyerap tenaga kerja hingga mencapai 1,5 juta orang  dan memberikan dampak besar terhadap kegiatan ekonomi di Indonesia.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here