Presiden Jokowi Memimpin Upacara Penurunan Bendera

0
1030
Istana untuk rakyat terwujud dalam prosesi upacara peringatan HUT ke-71 kemerdekaan RI di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (17/8), Peringatan yang lebih semarak disuguhkan dengan tanpa mengurangi kesakralannya. Tahun 2016 ini, jumlah tamu yang diundang Presiden didominasi masyarakat umum mencapai 70% dan 30% sisanya pejabat negara dan perwakilan negara sahabat. Sebanyak 2.210 masyarakat umum dari latar belakang dan profesi yang berbeda diundang. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional)  Rangkaian peringatan kemerdekaan Republik Indonesia pada hari ini diakhiri dengan upacara penurunan Sang Merah Putih. Presiden Joko Widodo memimpin langsung upacara tersebut di halaman Istana Merdeka pada Rabu sore (17/8).

Sebelum upacara berlangsung, Presiden Joko Widodo berjalan menuju keluar pagar Istana Merdeka untuk menemui masyarakat yang menyaksikan upacara dari dekat panggung aubade.

Sejumlah warga yang melihat Presiden Joko Widodo mendekat ke arahnya meneriakkan dan mengelukan nama Joko Widodo. Pasukan Pengamanan Presiden dengan pengawalan yang cukup longgar namun tetap waspada terus mendampingi Presiden hingga kembali masuk ke dalam lingkungan Istana.

Kapten Inf. Amirul Husin dalam kesempatan tersebut mengemban amanah untuk memimpin Tim Bima Paskibraka. Pria kelahiran Surabaya, 24 Oktober 1986 tersebut saat ini menjabat sebagai Danki Bant Yonif Pra Raiders 330/17/1 Kostrad. Beliau merupakan lulusan Akademi Militer 2007.

Cut Aura Maghfirah Putri yang berasal dari Provinsi Aceh didapuk sebagai pembawa bendera yang akan diserahkan kembali kepada Presiden Joko Widodo selaku inspektur upacara.

Sementara itu, Kelompok 8 yang bertugas menurunkan bendera terdiri atas Ilham Massaid dari Provinsi Bengkulu, Alldi Padlyma Allamurochman sebagai pembentang bendera yang mewakili Provinsi Jawa Barat, serta Amarik Fakhri Marliansyah sebagai pengerek bendera dari Provinsi DKI Jakarta.

Sebelum upacara berlangsung, para tamu undangan disuguhi dengan beragam kesenian. Musik Bambu asal Toli toli Sulawesi Tengah, Musik Degung Jasa Marga, Tari Krida Kusumaning Bangsa dari Tulung Agung, dan aksi marching band Polisi Kecil dari Papua Barat merupakan sejumlah atraksi yang mampu memukau pengunjung.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here