Kementerian PUPR Bangun 285 Rusus di Daerah Perbatasan Atambua

0
484
Ilustrasi rumah tidak layak huni. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/MARULI SINAMBELA

(Vibizmedia – Nasional) Untuk memenuhi kebutuhan perumahan di daerah perbatasan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bangun 285 rumah khusus (rusus) di daerah perbatasan di Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan menggunakan teknologi Rumah Instan Sehat dan Sederhana (RISHA).

Pembangunan rusus yang telah memenuhi kategori Eco House ini, mempunyai konsep seluruh komponennya dibuat bongkar pasang atau knock down system. Eco House merupakan bangunan yang dibangun secara manual dengan tata cara atau kriteria perencanaan berorientasi pada rendahnya emisi dan rendahnya komsumsi energi serta berwawasan lingkungan.

Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Tata Bangunan dan Lingkungan Pusat Penelitian dan Pengembangan Perumahan Permukiman (Puslitbangperkim) Kementerian PUPR Arvi Argyantoro mengatakan bahwa Eco House atau Eco Building memiliki keuntungan yaitu dapat dibangun secara bertahap dan dapat dikembangkan pada arah horizontal dan vertikal (2 lantai) serta dapat dibongkar pasang dan komponen ringan.

Komponen dapat diproduksi secara home industry dalam upaya pengembangan UKM, fleksibilitas desain tinggi, tergantung kreativitas arsiteknya, dan dapat mengakomodasi potensi lokal (budaya maupun bahan bangunan).

Selain itu, Arvi sampaikan bahwa Kementerian  PUPR saat ini sedang mengembangkan dan membuat beberapa teknologi yang disebut sebagai precast yang dibangun di pabrik sehingga saat sampai di lokasi, langsung rakit, jadi tidak melakukan pembangunan yang mengeluarkan energi besar dan waktu.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here