Banyaknya Proyek Pembangunan Infrastruktur, Industri Baja Nasional Menjadi Peluang Besar

0
1129
Pembangunan gedung tinggi di kota Jakarta. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Sejalan dengan banyaknya proyek pembangunan infrastruktur di tanah air, pemerintah menilai banyaknya peluang pengembangan industri dan konstruksi baja nasional masih terbuka lebar karena pasokan baja nasional belum mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri sampai saat ini.

Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hermanto Dardak mengatakan bahwa kebutuhan baja untuk infrastruktur pada tahun 2015 mencapai 12,5 juta ton dan pasokan baja nasional baru mampu memenuhi 6,20 juta ton.

Hermanto sampaikan bahwa masih terdapat kekurangan produksi baja di tanah air dan sampai saat ini masih dilakukan impor, hal ini menjadi peluang besar untuk mengembangkan industri baja nasional, ungkapnya, Rabu (7/9).

Untuk memenuhi kebutuhan domestik dari industri nasional, pemerintah mendorong industri dan konstruksi baja nasional untuk dapat berkembang dan meningkat kualitasnya, sehingga ke depannya mampu melakukan ekspor dan menutupi kebutuhan negara lain.

Sampai saat ini, konsumsi baja nasional terbesar berasal dari sektor konstruksi mencapai 78%, sementara dari sektor transportasi sebesar 8%, minyak dan gas bumi (migas) 7%, permesinan mencapai 4% dan sektor lainnya 3%. Untuk itu Kementerian PUPR mendorong agar produksi baja nasional dapat berkembang cepat.

Belajar dari pengalaman pada tahun 2005 lalu, dimana harga baja impor naik alias mahal dan sulit mendapatkan baja dari luar negeri, pembangunan infrastruktur di tanah air mengalami tekanan.

Diperlukan sinergitas antar pemangku kepentingan industri baja konstruksi, agar dapat mengamankan investasi sektor infrastruktur. Selain itu, mendorong kemandirian sektor konstruksi melalui pemenuhan kebutuhan produksi baja dalam negeri.

Hermanto sampaikan bahwa diperlukan pengembangan industri baja dengan semen di dalam negeri untuk dapat bersinergi, karena tingkat konsumsi baja konstruksi sangat dipengaruhi konsumsi beton dalam pekerjaan pembangunan infrastruktur secara nasional.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here