Kembangkan Maritim, Jepang Bantu SDM Indonesia dibidang Teknologi dan Kejuruan

0
1230
Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Shinzo Abe Mengadakan Pertemuan Bilateral Membahas Peningkatan Kerjasama Indonesia - Jepang. FOTO : SETPRES/LAILY

(Vibizmedia – Nasional) Presiden Joko Widodo mendorong hubungan ASEAN – Jepang yang sudah terjalin kokoh selama 43 tahun, dapat memberikan kontribusi terhadap perdamaian dan keamanan bagi kawasan ASEAN.

Dalam retreat KTT ASEAN – Jepang ke-19 di National Convention Centre (NCC), Vientiane, Laos, Rabu (7/9), Presiden Joko Widodo menekankan dua hal yang menjadi fokus yaitu kerja sama di bidang maritim karena Jepang sangat aktif untuk kerja sama di bidang maritim dan kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia di bidang kejuruan dan teknologi.

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia memberikan apresiasi kepada Jepang dengan adanya perluasan kerja sama untuk infrastruktur berkualitas yang dapat mendukung masterplan ASEAN di dalam konteks konektivitas, ungkap Presiden, Rabu (7/9).

Apresiasi tersebut diberikan atas program yang telah dilakukan oleh Jepang melalui program Japan – East Asia Network of Exchange for Students and Youths (JENESYS) 2.0 yang telah diluncurkan pada bulan April 2005 lalu dengan tujuan memberi landasan yang kuat bagi terciptanya hubungan kerjasama yang erat diantara para remaja yang merupakan generasi penerus yang akan berperan penting di negara-negara Asia Timur dimasa yang akan datang.

Dalam keterangannya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sampaikan bahwa pada tahun 2016 ini akan dimulai dengan alokasi untuk Indonesia 250 peserta yang terdiri dari mahasiswa se-Indonesia dan menjadi salah satu perekat dari hubungan antara ASEAN dengan Jepang melalui pendekatan JENESYS.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here