Presiden Jokowi Dorong K/L Tentukan “Core” Ekonomi Indonesia

0
1021
Presiden Joko Widodo memimpin Sidang Kabinet Paripurna membahas hasil kunjungan kerja Presiden RI ke Tiongkok dan Laos serta evaluasi kebijakan ekonomi di Istana Negara, Jakarta. Jumat, 9 September 2016. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Dalam rangka tindak lanjut dari hasil kunjungan kerja Presiden Joko Widodo dan rombongan ke Tiongkok dan Laos sebelumnya pada konferensi tingkat tinggi (KTT) baik G20 dan ASEAN, Presiden melakukan rapat kabinet paripurna yang digelar pada Jumat (9/9) di Istana Negara.

Persaingan antar negara terlihat sangat nyata, semua negara berlomba-lomba berebut arus investasi dan modal yang masuk ke negaranya masing-masing merupakan apa yang dirasakan dan dilihat oleh Presiden dalam kunjungan kerja tersebut.

Hasil kunjungan kerja Presiden ke Tiongkok dan Laos berkaitan dengan perekonomian nasional. Dari pertemuan – pertemuan dengan kepala-kepala negara atau pemerintahan tersebut, sangat terlihat sekali persaingan antarnegara sangat sengit, baik perebutan kue ekonomi maupun berupa investasi berupa arus uang masuk, arus modal, ungkap Presiden, Jumat (9/9).

Presiden Joko Widodo mendorong para menteri kabinet kerja maupun kepala lembaga untuk menentukan arah perekonomian nasional dengan membangun keunikan yang dapat menjadi keunggulan Indonesia dalam bersaing dengan negara lain.

Perlu menentukan apa yang menjadi core ekonomi kita, core business negara kita, dengan itulah kita dapat membangun positioning kita, kita dapat membangun diferensiasi kita dan membangun brand negara sehingga lebih mudah untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tanpa harus berkejar-kejaran, ungkapnya.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here