Besarnya Kebutuhan Infrastruktur, Pemerintah Tarik Utang Hingga Rp 340,4 Triliun

0
483

(Vibizmedia – Nasional) Sampai dengan Agustus 2016, realisasi penarikan utang yang dilakukan oleh pemerintah mencapai Rp 340,4 triliun, jauh lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 262,5 triliun.

Direktur Strategis dan Portfolio Utang Kementerian Keuangan Schneider Siahaan sampaikan hal ini terjadi karena kebutuhan belanja yang sangat tinggi di awal tahun, dampak percepatan realisasi anggaran pada proyek pembangunan infrastruktur.

Schneider sampaikan sementara penerimaan negara khususnya pajak belum dapat optimal, pemerintah memanfaatkan kondisi likuiditas pada pasar keuangan domestik dan global yang masih besar, ungkapnya Rabu (21/9).

Selain itu, adanya antisipasi risiko yang kemudian muncul di akhir tahun. Sampai dengan akhir Agustus 2016, tercatat total utang pemerintah pusat sebesar Rp 3.438,29 triliun, dibandingkan akhir Juli 2016 meningkat sebesar Rp 78,47 triliun atau menjadi Rp 3.359,82 triliun.

Penarikan utang tahun 2016 yang tinggi ini terjadi karena memanfaatkan kondisi likuiditas yang tinggi pada semester I-2016 dan mengantisipasi ketidakpastian kondisi perekonomian global terutama terkait kebijakan The Fed (bank sentral AS) yang akan menaikkan suku bunga acuan, ungkap Schneider.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here