Dengan Anggaran Rp 4 Triliun, Tol Tanjung Priok ditargetkan Selesai Maret 2017

0
533
Proyek Pembangunan Infrastruktur Pemerintah. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Pembangunan jalan akses Tol Tanjung Priok sepanjang 11,4 kilometer yang menghubungkan Cilincing hingga Plumpang dipercepat dan ditargetkan selesai Maret 2017 dengan dana sebesar hampir Rp 4 triliun yang berasal dari pinjaman pemerintah Jepang.

Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan Tanjung Priok Apri Artoro mengatakan bahwa pembangunan jalan tol yang terdiri dari lima seksi jalan tol ini, tiga seksi diantaranya telah selesai pengerjaannya.  Sampai dengan saat ini, total progres konstruksinya mencapai 94%.

Apri sampaikan Tol Tanjung Priok merupakan bagian dari jaringan tol di Jabodetabek yang terhubung dengan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR), tol dalam kota dan tol pelabuhan, ungkapnya Selasa (27/9).

Untuk pengerjaan seksi E-2A ruas Cilincing-Simpang Jampea sepanjang 1,92 kilometer direncanakan rampung pada akhir November mendatang. Sampai saat ini, realisasi fisiknya telah mencapai 98% dengan struktur utama jalannya sudah terbangun.

Selain dari pengaspalan dan expantion joint yang sedang dikerjakan dalam pembangunan jalan tol, pekerjaan tambahan yang dilakukan adalah Koja Gate dan pekerjaan arteri di bawah main road yaitu pertigaan Jampea serta finalisasi missing link atau penghubung antara seksi NS-Direct dengan seksi NS-Link, ungkap Apri.

Disamping itu, penanganan jalan penghubung sepanjang 500 meter membutuhkan upaya khusus dikarenakan berulang kali mengalami kerusakan. Direktur Jenderal Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto mengatakan bahwa penanganan ditetapkan dengan cara rigid pavement atau perkerasan beton.

Sedangkan untuk seksi E-2 (ruas Cilincing-Jampea) sepanjang 2,74 kilometer progress fisiknya sebesar 80% dan ditargetkan selesai pada Maret 2017. Apri sampaikan kondisi sekarang seluruh balok girder telah terpasang dan Ditjen Bina Marga sedang mengerjakan pengecoran lantai serta perbaikan arteri.

Tiga seksi lainnya telah rampung pengerjaannya yaitu seksi E-1 ruas Rorotan-Cilincing sepanjang 3,4 kilometer telah selesai pada Juli 2010 (konstruksi 18 bulan) dan telah dioperasikan dengan belum adanya pengenaan tarif sejak 2011.

Sementara untuk seksi NS-Link ruas Yos Sudarso-Simpang Jampea sepanjang 2,24 kilometer telah selesai pada Desember 2013 setelah dikerjakan selama 34 bulan. Seksi NS-Direct Ramp juga sudah selesai pembangunannya. Jalan sepanjang 1,1 kilometer tersebut dikerjakan selama 24 bulan.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here