Pemerintah Targetkan Akhir Tahun 2016, Impounding Bendungan Bajulmati Penuh

0
629
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Saat Penandatanganan Kontrak Anggaran Tahun 2016 Kementerian PUPR. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Sejak awal Desember 2015, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan proses pengisian air (impounding) Bendungan Bajulmati di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur yang telah mencapai proses 60% atau 6 juta m3 dari kapasitasnya 10 juta m3.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pihaknya telah membuat surat edaran agar bendungan diisi penuh dan pintunya hanya dapat dibuka saat musim tanam yang telah terjadwal.

Disamping itu, Kepala Balai Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Brantas Amir Hamzah sampaikan bahwa pihaknya menargetkan Bendungan Bajulmati akan terisi penuh pada akhir tahun ini karena curah hujan yang cukup tinggi.

Amir sampaikan bahwa pembangunan Bendungan Bajulmati akan digunakan untuk penyediaan air irigasi dalam rangka menunjang intensifikasi dan eksentifikasi pertanian seluas 1.800 hektar di Kabupaten Banyuwangi seluas 1.322 hektar dan di Kabupaten Situbondo seluas 478 hektar, ungkapnya Sabtu lalu (8/10).

Selain itu juga dapat bermanfaat sebagai penyediaan air bersih sebesar 50 liter/detik bagi 18.000 kepala keluarga serta penyediaan air baku sebesar 60 liter/detik untuk Pelabuhan Meneng dan industri disekitar Banyuwangi.

Ditambah juga bermanfaat untuk pembangkit Micro Hydropower 340 kilowatt, pengembangan pariwisata dan konservasi air serta perikanan ikan tebar, ungkap Amir.

Sampai dengan saat ini, proyek pembangunan Bendungan Bajulmati sudah 100% selesai, dengan luas kawasan 115 hektar, panjang puncak 250 meter, lebar puncak 6 meter, tinggi maksimum 46,8 meter dan volume tampungnya mencapai 10 juta m3 dengan menelan biaya total sebesar Rp 464 milyar.

Proyek yang memiliki 4 tahap pembagunan tersebut terdiri dari Adapun tahap I periode tahun 2006-2007 mengerjakan pembuatan terowongan pengelak sepanjang 172 meter, perbaikan Bendung irigasi, rehabilitasi saluran main canal sepanjang 4 km dengan kontraktor PT. Adhi Karya.

Tahap II  periode tahun 2008 – 2009 mengerjakan grouting pada diversion tunnel dan galian di spillway dan pondasi Main Dam. Kemudian Grounting Main Dam dan Spillway, jalan inspeksi dan Gedung serta fasilitasnya dengan kontraktor PT. Brantas Abipraya.

Tahap III periode tahun 2010 – 2011 dilakukan review disign dan tahap IV periode tahun 2012 – 2015 melaksanakan Grouting TAM pada pondasi Main Dam, perbaikan daerah genangan, jalan inspeksi dan Hidromekanikal, timbunan Main Dam serta pembuatan power house, serta Impouding Bendungan Bajulmati pada bulan Desember 2015 dengan kontraktor PT. Brantas Abipraya.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here