Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, Pemda Purbalingga Revitalisasi 27 Ribu RTLH Tahun Ini

0
794
Ilustrasi rumah tidak layak huni. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/MARULI SINAMBELA

(Vibizmedia – Nasional)  Pemerintah daerah Kabupaten Purbalingga adakan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) dengan pembuatan jamban keluarga terbanyak se-Indonesia dengan jumlah 4.444 jamban.

Dalam peluncuran Germas tersebut, dengan angka jumlah masyarakat miskin sebanyak 19,75% dari total 900.000 penduduk yang ada di Purbalingga, Germas diharapkan dapat mengatasi beberapa masalah kesehatan yang ada seperti perilaku hidup sehat, pelayanan masyarakat serta kesehatan lingkungan.

Bupati Purbalingga Tasdi mengatakan bahwa saat ini telah terjadi pergeseran penyakit menular yang dialami masyarakat seperti diare sekarang berubah menjadi penyakit tidak menular seperti demam berdarah, stroke dan jantung.

Sampai dengan saat ini, masih terdapat warga yang tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH) dari sekitar 301.000 kepala keluarga, jumlah rumah yang layak huni baru sekitar 241.000 rumah.

Sebanyak 11,6% rumah di Purbalingga tidak layak huni dan kadang kondisinya memprihatinkan. Bayangkan banyak warga kami yang rumahnya juga jadi satu dengan kandang ternaknya. Bagaimana mereka mau hidup sehat, ungkap Tasdi, Selasa (15/11).

Untuk mendukung Germas tersebut, Pemda Purbalingga juga memiliki program revitalisasi rumah RTLH yang tahun ini ditargetkan sebanyak 27.000 rumah tidak layak huni, sedangkan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang telah di alokasikan tahun ini untuk penanganan RTLH sebanyak 2.150 rumah dengan total anggaran Rp 21, 5 miliar.

Selain itu, Pemda Purbalingga juga memiliki program jambanisasi rumah masyarakat miskin dengan jumlah 4.444 unit jamban yang berhasil memperoleh rekor MURI, ungkapnya.

Kepala Sub Direktorat Perencanaan Teknis dan Standardisasi Direktorat Rumah Swadaya Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Lilik P Hartadi menuturkan, guna mendukung peluncuran Germas di Kabupaten Purbalingga, tahun depan pihaknya akan mengalokasikan Program Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSPS) sebanyak 260 unit rumah di daerah tersebut.

Tahun depan, pihaknya akan alokasikan program BSPS atau bedah rumah di Kabupaten Purbalingga sebanyak 260 unit rumah dengan anggaran per unit rumah Rp 15 juta.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here