Serahkan Sertifikat Tanah Program Strategis 2016 di Kalbar, Presiden Berpesan Gunakan Untuk Hal Produktif

0
528
Presiden Joko Widodo menyerahkan sertifikat tanah program strategis tahun 2016 di Kantor Camat Entikong, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat. FOTO : BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia – Nasional) Presiden Joko Widodo menyerahkan sertifikat tanah program strategis tahun 2016 di Kantor Camat Entikong, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat agar dapat digunakan untuk hal yang produktif dan mendapat pinjaman dari bank, seperti KUR.

Di Provinsi Kalimantan Barat terdapat 6,4 juta hektar lahan di luar kawasan hutan, sampai saat ini baru mendapat sertifikat sebanyak 2 juta hektar atau sebesar 32%, sedangkan sisanya 68% belum mendapat sertifikat, ungkap Presiden Jokowi, Rabu (21/12).

Sertifikat ini dapat digunakan untuk mendapatkan pinjaman dari bank, seperti KUR. Tapi Presiden mengingatkan agar digunakan untuk hal yang produktif dan sebelum dijaminkan dilakukan perhitungan dengan benar. Jangan sampai sertifikat sudah dimasukkan di bank, tapi tidak bisa menyicilnya. Jangan sampai pinjam di bank untuk beli mobil, motor. Tidak boleh, harus untuk hal-hal produktif, jelas Presiden.

Presiden memerintahkan kepada Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN), baik di kantor wilayah maupun di kantor kabupaten untuk segera menuntaskan permasalahan ini. Presiden sampaikan bahwa inilah pekerjaan kantor BPN untuk mengidentifikasikan masalah ini.

Hari ini, Presiden menyerahkan 525 sertifikat tanah kepada beberapa orang perwakilan yang berasal dari Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sekadau, Kabupaten Melawi dan Kabupaten Sintang. Presiden menargetkan kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang pada tahun 2017 untuk menyelesaikan minimal 5 juta sertifikat, kemudian meningkat menjadi 7 juta sertifikat di tahun 2018 dan 9 juta sertifikat di tahun 2019 sehingga pada 2019 sudah diserahkan kurang lebih 25 juta sertifikat.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here