Hak Hukum bagi Pemilik Tanah, Presiden Serahkan Sertifikat Tanah di NTT

0
830
Presiden Joko Widodo menyerahkan sertifikat tanah program strategis tahun 2016 kepada pemilik sertifikat tanah di Lapangan Sepakbola Desa Silawan, NTT, Rabu 28 Desember 2016. FOTO : SETPRES/LAILY

(Vibizmedia – Nasional) Sebagai hak hukum yang dijamin oleh pemerintah, Presiden Joko Widodo menyerahkan sertifikat tanah program strategis tahun 2016 kepada pemilik sertifikat tanah di Lapangan Sepakbola Desa Silawan, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (28/12).

Dalam acara penyerahan sertifikat tersebut, ada sebanyak 1144 sertifikat tanah dibagikan kepada masyarakat di NTT.  Presiden berpesan agar sertifikat tersebut dapat dimanfaatkan untuk menambah modal usaha rakyat setempat.

Sertifikat adalah hak hukum bagi pemilik, baik yang tanah adat, yang dulu – letter C atau girik sekarang sudah jadi Sertifikat Hak Milik (SHM), ungkap Presiden.

Dirinya menyampaikan bahwa sertifikat tersebut dapat diagunkan dan investasi ke bank, tetapi dirinya berpesan agar tidak dipakai untuk membeli motor atau televisi, tetapi harus dipakai untuk kegiatan yang produktif, terang Presiden.

Melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Presiden Joko Widodo targetkan dapat menyelesaikan 1 juta sertifikat di tahun 2016. Untuk tahun-tahun berikutnya, Presiden memerintahkan untuk meningkatkan jumlah sertifikat yang dapat dibagikan.

Presiden juga menginstruksikan untuk lebih memperhatikan pengurusan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di daerah-daerah melalui pemberian pemotongan harga atau bahkan penggratisan biaya. Dirinya telah menginstruksikan pemerintah daerah untuk memberi diskon bahkan mengratiskan serta tidak ada lagi pungli-punglian, ungkapnya.

Sampai dengan saat ini, 47% tanah di NTT sudah tersertifikasi dari bidang tanah seluas 1,85 juta bidang.

Berikut rincian pembagian sertifikat tanah di Provinsi NTT terdiri dari Kabupaten Belu 655 sertifikat, Kabupaten Malaka 397 sertifikat, Kabupaten Timor Tengah Utara 201 sertifikat, Kabupaten Timor Tengah Selatan 100 sertifikat, Kabupaten Kupang 42 sertifikat, dan Kota Kupang 110 sertifikat.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here