Perhatian Khusus Pemerintah Terhadap Daerah Pinggiran, Bangun PLBN Ciptakan Kawasan Ekonomi

0
643
Presiden Joko Widodo meresmikan Pos Lintas Batas Negara Motaain di Desa Silawan, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur , Rabu 28 Desember 2016. FOTO : BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia – Nasional) Daerah perbatasan menjadi perhatian khusus bagi Presiden Joko Widodo untuk diperbaiki kualitas bangunannya. Dalam dua tahun usai kunjungannya yang lalu ke Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), hari ini, Rabu (28/12), Presiden Joko Widodo meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain di Desa Silawan.

Sejumlah wilayah perbatasan Indonesia dengan negara tetangga betul-betul diberikan perhatian khusus oleh pemerintahan Joko Widodo. Sejak awal pemerintahannya, Presiden Joko Widodo langsung menginstruksikan pembangunan kembali pos lintas batas negara (PLBN) sejumlah wilayah perbatasan.

Dua tahun yang lalu, bulan Desember, saat saya ke Motaain, saya ingat betul bangunan pos lintas perbatasan yang ada di sini kalau dibandingkan dengan pos lintas yang ada di negara sebelah, Timor Leste, betul-betul saya sangat malu. Kantornya dengan kantor kelurahan saja lebih bagus kantor kelurahan, terang Presiden.

Presiden meminta kepada Kementerian Pekerjaan Umum untuk segera meruntuhkan bangunan lama dalam waktu dua minggu. Beliau juga menargetkan pembangunan pos baru tersebut dapat diselesaikan selama dua tahun ke depan.

Saya beri waktu dua tahun pos lintasnya harus selesai, jangan diundur. Malunya sudah terlalu lama kalau diundur terus. Kita bisa melakukan, kita bisa membangun, kita juga punya anggaran, tegasnya.

Masalah nasionalisme dan harga diri bangsa yang mengusik Presiden untuk menginstruksikan hal tersebut. Sebagai wajah negara Indonesia, tentunya kita tidak ingin bila kita tampak buruk di mata negara-negara lain, khususnya negara tetangga.

Oleh karenanya, selain memperbaiki kualitas bangunan, Kepala Negara juga menginstruksikan agar seiring dengan perbaikan bangunan, turut dilakukan perbaikan kualitas pelayanannya.

Saya minta seluruh pimpinan dan karyawan baik imigrasi, bea cukai, karantina, dan aparat-aparat yang lain betul-betul layanilah rakyat dengan baik. Siapapun yang melintas di sini dilayani dengan baik, karena ini wajah kita, wajah Indonesia, jelas Presiden.

Dalam peresmian PLBN tersebut, Presiden Joko Widodo menekankan agar tidak terjadi praktik pungli dan juga adanya kecepatan dan perbaikan dalam pelayanan bukan sekedar fisiknya saja yang berubah tetapi juga pelayanannya, tegasnya.

Pembangunan Kawasan Ekonomi di NTT ini, menjadi perhatian khusus yang diberikan pemerintah pada wilayah perbatasan di Indonesia tidak hanya pada pembangunan fisik saja, namun juga mencakup perbaikan kondisi perekonomian wilayah setempat.

Untuk itu, pemerintah juga bertekad pada tahun 2017 mendatang untuk mulai membangun wilayah perbatasan tersebut menjadi sebuah kawasan ekonomi yang pada akhirnya dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat.

Untuk menciptakan kawasan ekonomi tersebut, pada tahun ini, Presiden meminta agar adanya pasar tradisional untuk rakyat juga dapat diselesaikan, sehingga Motaain dapat menjadi kawasan ekonomi, menjadi titik pertumbuhan baru bagi NTT.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here