Sebagai Mitra Penting, Indonesia Menjadi Negara Kunjungan Pertama Parlemen Korsel Tahun 2017

0
946
Presiden Joko Widodo menerima 10 delegasi parlemen Korea Selatan di Istana Merdeka, ini merupakan kunjungan kenegaraan pertama parlemen Korsel pada tahun 2017. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Dalam perdagangan dan investasi, Indonesia menjadi salah satu mitra penting bagi Korea Selatan (Korsel). Untuk itu hari ini, Kamis (12/1), 10 delegasi Parlemen Korsel datang menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka.

Ketua Parlemen Korea Selatan Chung Sye-kyun mengatakan bahwa kunjungan ke Indonesia ini merupakan kunjungan luar negeri pertama yang dilakukan oleh parlemen Korea Selatan pada tahun 2017.

Disamping itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa selain kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan dan investasi, kerja sama di bidang-bidang lainnya juga meningkat dengan baik.

Pada tahun lalu, pemerintah Indonesia dan Korea Selatan sepakat meningkatkan kerja sama di tujuh bidang meliputi bidang maritim, industri kreatif, olahraga, geospasial, kawasan ekonomi khusus, restorasi lahan gambut dan pemberantasan korupsi.

Dalam kunjungan kenegaraannya ke Korea Selatan untuk memenuhi undangan dari Presiden Park Geun-hye pada bulan Mei 2016 lalu. Presiden Joko Widodo bertemu dengan 500 pengusaha Korea Selatan dan menghasilkan kesepakatan kerja sama mencapai sebesar  USD 18 miliar. Selain itu, kedua negara juga sepakat untuk fokus dalam mengakselerasi sektor industri dan industri kreatif.

Presiden Joko Widodo menekankan bahwa Korea Selatan merupakan salah satu mitra penting Indonesia. Bahkan, kalau dilihat dari sisi perdagangan dan investasi kelihatan sekali bahwa Korea Selatan merupakan mitra yang sangat penting bagi Indonesia, ungkapnya Kamis (12/1).

Diakui Presiden Jokowi, terdapat agak menurun dalam kerja sama antara Korea Selatan dan Indonesia di bidang perdagangan dan investasi. Namun penurunan ini tidak terlepas dari situasi ekonomi dunia yang masih belum pulih kembali.

Oleh karena  itu, lanjut Menlu Retno Marsudi, Presiden meminta dukungan dari Parlemen untuk kiranya kedua negara dapat terus meningkatkan hubungan di bidang perdagangan dan investasi.

Sementara Chung Sye-Kyun menganggap Indonesia merupakan salah satu mitra penting bagi Korea Selatan. Bagi Korea Selatan, Indonesia dinilai sebagai negara besar, pemain besar di ASEAN dan memberikan kontribusi banyak bagi berbagai macam isu di dunia internasional, ungkap Retno dalam keterangan pers usai pertemuan kedua negara di Istana Merdeka.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here