Pendidikan Vokasi, Pilar Utama Pemerataan Ekonomi dan Investasi

0
1045
Presiden Joko Widodo meresmikan Pabrik PT. Mitsubishi Motor Krama Yudha di di Kawasan Industri GIIC, Deltamas, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. FOTO : SETPRES/LAILY

(Vibizmedia – Nasional) Iklim investasi di Indonesia semakin membaik, pada sektor industri otomotif, rata-rata pada sektor tersebut tumbuh sebesar 10% lebih.

Hal ini dikarenakan besarnya pasar yang ada di Indonesia dan melalui ini diyakini akan semakin banyak lagi yang akan berinvestasi di bidang otomotif, terang Presiden Joko Widodo saat peresmian Pabrik PT. Mitsubishi Motor Krama Yudha di di Kawasan Industri GIIC, Deltamas, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (25/4).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden mendorong agar para investor dapat menanamkan investasinya di Indonesia. Presiden sampaikan bahwa investasi itu penting. Oleh sebab itu investor jangan dipersulit agar ekonomi kita bergerak, agar pertumbuhan ekonomi selalu ada di negara kita Indonesia, terang Presiden Jokowi.

Melalui pertumbuhan industri otomotif tersebut akan memberikan dampak positif yaitu terbuka lebarnya lapangan pekerjaan baru dan dengan semakin banyaknya investasi maka akan semakin banyak lapangan pekerjaan yang tersedia, ungkap Presiden.

Disamping itu, Presiden Direktur PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors Hisashi Ishimaki sebelumnya mengatakan bahwa sesuai komitmen perusahaan, pabrik akan siap produksi pada April 2017 dengan kapasitas 160.000 unit kendaraan per tahun yang meliputi 80.000 MPV kecil, 30.000 unit Pajero Sport dan 30.000 unit L300. Perusahaan ini menyatakan ingin menjadi salah satu pemain besar di pasar MPV kecil Indonesia.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKSI) pabrik pertaman di Indonesia yang diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo ini, terletak di Kawasan Greenland International Center (GIIC) Blok CH No.01 Kota Deltamas Pasirranji, Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat

Pabrik ini akan memproduksi 3 model mobil Mitsubishi, yakni Pajero Sport, L300, dan small MPV yang baru mulai diproduksi pada kuartal ketiga tahun ini.

Pada tahap pertama, kapasitas produksi pabrik tersebut mencapai 160.000 unit per tahun dan akan dikembangkan mencapai 240.000 unit per tahun. Pembangunan pabrik Mitsubishi ini mengucurkan dana investasi mencapai Rp 7,8 triliun dan menyerap banyak tenaga kerja mencapai 3.000 tenaga kerja.

Untuk itu, pemerintah lakukan antisipasi dengan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) karena merupakan pilar utama pemerataan ekonomi melalui penguatan pendidikan vokasi, vocational school dan juga vocational training, serta kewirausahaan pasar dan tenaga kerja, terang Presiden.

Journalist : Rully
Editor      : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here