Hindari Narkoba dan Bullying, Pesan Presiden Jokowi Pada Pelajar DKI Jakarta

0
293
Presiden Joko Widodo membuka acara penyuluhan bahaya narkoba, pornografi dan kekerasan kepada siswa-siswi SD, SMP dan SMA/K se-Provinsi DKI Jakarta di JI Expo, Rabu (11/10). FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia – Nasional) Sebagai upaya penyuluhan bahaya narkoba, pornografi dan kekerasan kepada siswa-siswi SD, SMP dan SMA/K se-Provinsi DKI Jakarta, Presiden berpesan agar para pelajar harus menghindari segala jenis narkoba dan menghindari bullying atau perundungan sosial dalam bentuk apapun, baik di dalam maupun di luar sekolah.

Presiden ingatkan kekerasan dalam bentuk apaapun dapat berpengaruh buruk pada mental teman-teman kita, ingat stop bullying di dalam maupun di luar sekolah, terang Presiden Jokowi di JI-Expo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/10).

Dalam kesempatan tersebut dirinya sampaikan bahwa Indonesia membutuhkan SDM (Sumber Daya Manusia) ke depannya. Karena itu, agar para pelajar tersebut tidak lupa belajar, sembahyang, dan olahraga agar sehat.

Kita ingin anak-anak memiliki karakter yang sopan dan santun. Saya yakin anak-anak akan menjadi anak yang tangguh yang akan membawa negara ini menjadi bangsa yang besar dan mampu bersaing dengan bangsa lain di dunia, terang Presiden Jokowi.

Selain itu, Presiden Jokowi meminta para pelajar agar tidak mudah menerima barang apa pun dari orang tak dikenal. Apalagi, barang tersebut berupa permen yang diduga merupakan narkoba. Presiden mengingatkan agar segera ditolak pemberian tersebut.

Saya titip kalau ketemu orang tak dikenal kemudian disalamkan permen, anak-anak harus menolaknya. Hati-hati apalagi dengan orang yang tak dikenal. Ini penting sekali, tegas Presiden.

Jika hal itu terjadi, dirinya meminta kepada para pelajat agar dilaporkan kepada guru, satpam, atau orang tua sehingga pemberi permen yang diduga narkoba tersebut dapat ditangkap.

Journalist : Rully

Editor : Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here