Danau Toba, Destinasi Wisata Cantik yang Perlu Dipoles

0
784

Merupakan mimpi bersama untuk menjadikan Danau Toba menjadi destinasi wisata kelas dunia, mengingat keindahan dan kekhasan danau dengan pemandangan yang indah dan ragam seni budaya yang kuat, serta mulai terbukanya akses transportasi menuju Danau Toba.

Hal ini tidak terlepas dari support penuh pemerintah Pusat bahkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sangat menaruh perhatian atas kemajuan upaya memajukan Danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata andalan Indonesia. Atas upaya Presiden saat ini bandara Silangit dalam tempo singkat telah naik status menjadi bandara internasional. Jalan Tol Kualanamu-Tebing Tinggi juga telah diresmikan, sehingga waktu tempuh dari Medan menuju Danau Toba jadi semakin singkat.

“Semua titik yang ada di semua kabupaten di Danau Toba ini sangat cantik. Semuanya sangat indah,” ujar Presiden Joko Widodo usai mengunjungi kawasan Huta Ginjang, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Sabtu (14/10).

Presiden menyebut bahwa keindahan alam Danau Toba merupakan potensi besar pariwisata Indonesia. Pemerintah pun akan terus mendorong pengembangan tersebut. Termasuk mempersiapkan sarana yang akan mendukung pertumbuhan kawasan wisata sekitar Danau Toba tersebut.

“Tinggal memoles dan mempromosikan, tapi fasilitas itu harus siap semuanya,” ujar Presiden.

Fasilitas infrastruktur, jelas Presiden, adalah salah satu yang sangat penting dalam pengembangan kawasan wisata Danau Toba. Terlebih zona tersebut masuk dalam kawasan pengembangan ekonomi khusus. Sehingga pengembangan jalan tol sekitar kawasan tersebut sangat penting dilakukan. Dan saat ini, pemerintah akan fokus menyelesaikan pembangunan jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi. Bahkan tidak menutup kemungkinan jalan tol tersebut akan terus disambungkan.

“Akan diteruskan lagi kemungkinan pembebasan lahan mulai tahun depan. Insyaallah sudah dimulai pembebasan lahan. Kurang lebih 90-100 kilometer seingat saya,” ujar Presiden.

Tidak hanya infratstruktur dan sarana lainnya yang terus dipersiapkan, produk wisata yang ada di kawasan Danau Toba juga harus mulai diperbaiki dan dipromosikan secara lebih luas. “Yang juga tak kalah pentingnya adalah produk-produk wisata yang ada di sini. Harus mulai dibenahi, seni budaya juga mulai ditampilkan,” kata Presiden.

Dalam kesempatan itu Presiden Joko Widodo juga meninjau bandara Silangit yang segera berubah status menjadi bandara internasional. “Nanti akhir bulan ini ada penerbangan langsung dari Singapura ke Silangit. Meskipun masih pesawat bombardir. Kita coba, kita paksa jalan,” ujar Presiden, didampingi Dirut Angkasa Pura II M Awaluddin di Silangit.

Presiden menyatakan bahwa proses perluasan bandara sudah hampir selesai. “Sudah rampung semuanya. Tahapan pertama rampung, runway sudah diperpanjang menjadi 2.650 (meter) rampung. Terminal yang diperbesar juga sudah rampung,” kata Presiden.

Kepala Negara pun berharap bandara tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat pada akhir bulan Oktober mendatang. “Akhir bulan ini. Sudah selesai tadi saya tanya. Akhir bulan sudah bisa diresmikan,” ujar Presiden.

Menteri Pariwisata Arief Yahya sejalan penuh dengan Presiden Joko Widodo. Ia mengatakan aksesibilitas menjadi bagian yang sangat penting dalam pengembangan kawasan pariwisata. Selain atraksi dan amenitas. Danau Toba dijelaskan Menpar merupakan satu dari 10 destinasi prioritas yang telah ditetapkan pemerintah. Pariwisata juga telah ditetapkan sebagai salah satu leading sector perekonomian bangsa.

Mytri/Journalist/VM
Editor : Emy Trimahanani
Source : setpres

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here