Wakatobi Wave 2017, Pamer Kekayaan Wisata Bahari dan Budaya Indonesia

0
659
Salah satu destinasi Wisata andalan Indonesia - Wakatobi.

(Vibizmedia – Sulawesi) Wakatobi Wonderful Festival and Expo 2017 atau disingkat Wakatobi Wave 2017 digelar pada 11 hingga 13 November 2017. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Wakatobi, Nadar, mengatakan, pada peringatan puncak Wakatobi Wave 2017, akan dimeriahkan dengan Parade Budaya yang menampilkan berbagai atraksi budaya bahari terbesar di Wakatobi. dari yang pernah diselenggarakan dengan keterlibatan peserta dari masyarakat sebanyak 1.000 orang.

“Kegiatannya meliputi Prosesi Akbar Kariaa Wakatobi yang akan menampilkan Tamburu Liya, Tari Lengko, Barisan Tokoh Adat, Karnaval Kostum Pesisir, Parade Kendaraan Hias masing-masing Pulau (Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko) dan satu Mobil Hias Pesona Indonesia yang diikuti dengan kontingen budaya masing-masing Pulau se-Wakatobi,” ujar Nadar.

Selain Parade Budaya tersebut, acara pembukaan juga akan ditambah dengan kemeriahaan penampilan Tarian Kolosal yang diperagakan oleh lebih dari 100 orang penari putra-putri muda Wakatobi. Kegiatan lainnya meliputi Simposium Internasional Pembangunan Maritim (12 November), Fun Dive (12 November), Hiburan Artis Ibukota (13 November), Expo products Ekraf Pegelaran Budaya dan pameran foto (11-13 November), Business Gathering (12 November) dan Lomba panjat pinang di atas laut (13 November).

“Event ini diharapkan dapat semakin mengangkat potensi dan mempromosikan wisata di Wakatobi,” ujarnya.

Deputi Bidang Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti mengatakan, Wakatobi Wave adalah salah satu cara untuk memperkenalkan rangkaian kegiatan festival berbasis keindahan Pulau Wakatobi pada dunia. Serta membuat model percepatan pembangunan daerah kepulauan dan daerah tertinggal  dan meningkatkan kontribusi pariwisata Indonesia.

“Tujuan Wakatobi Wave sendiri tidak lain, untuk mempromosikan Wakatobi sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia dengan target peningkatan arus kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara serta mendorong percepatan pembangunan dan pengembangan potensi sumberdaya kelautan dan pariwisata Indonesia,” ujar Esthy Reko Astuti.

Wakatobi sendiri telah ditetapkan menjadi 10 destinasi prioritas pariwisata memiliki sebagai terumbu karang penghalang terbesar di Indonesia, yang kedua di dunia setelah Great Barrier Reef di Australia. Disini dapat ditemukan fringing, atol dan terumbu penghalang selain menawarkan lebih dari 50 titik menyelam yang mudah dijangkau dari pulau-pulau besar.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan atraksi wisata yang dimiliki oleh Wakatobi dianggap telah mendunia. Ia menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Wakatobi tak perlu khawatir dengan promosi pariwisata daerah.

Journalist: Mytri                                                                                                           Editor: Emy Trimahanani                                                                              Source:Kemenpar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here