Selain Sertifikat Tanah, Presiden Berikan Sertifikat Bagi Tempat Ibadah di Palembang, Sumsel

0
660
Presiden Jokowi menyerahkan sertifikat hak atas tanah dan tempat ibadah di Palembang Sport Convention Centre, Kota Palembang. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Saat ini, pemerintah sedang berupaya mewujudkan jajaran kerjanya sesuai target dan terukur.

Berdasarkan data yang diperoleh Presiden Jokowi, di Indonesia seharusnya sudah ada 126 juta sertifikat yang telah dipegang masyarakat. Tetapi, hingga tahun 2015 kemarin, baru 46 juta sertifikat yang dimiliki masyarakat.

Oleh karena itu, Presiden Jokowi menetapkan target tinggi penerbitan sertifikat di tiap tahunnya.  Target tahun 2025 mendatang, penerbitan sertifikat hak atas tanah masyarakat harus dapat diselesaikan seluruhnya.

Sebab itu, ada 80 juta sertifikat yang menjadi pekerjaan besar pemerintah untuk segera memberikan kepada masyarakat, terang Presiden dalam acara penyerahan sertifikat hak atas tanah di Palembang Sport Convention Centre, Kota Palembang, Senin (22/1).

Presiden Jokowi sampaikan bahwa penerbitan sertifikat biasanya hanya dilakukan untuk 500 ribu sertifikat saja tiap tahunnya. Hal itu berarti untuk memenuhi penerbitan 80 juta sertifikat yang tersisa, diperlukan waktu selama 160 tahun bila tidak segera melakukan perubahan pola kerja.

Target tersebut akan meningkat di tahun-tahun mendatang. Untuk tahun ini saja, Presiden telah menargetkan sebanyak 7 juta sertifikat harus diterbitkan. Presiden juga berharap agar sisa 80 juta sertifikat yang belum diberikan dapat diselesaikan sepenuhnya pada tahun 2025 mendatang.

Presiden pun menyatakan bahwa kerja yang dilakukan oleh jajarannya harus disertai dengan target yang jelas dan terukur. Sebab, bila menterinya diberikan target, maka jajaran yang ada di bawahnya pun akan bekerja dengan berdasarkan target tersebut.

Dirinya mengungkapkan bahwa kalau Kantor BPN tidak memenuhi target, Kanwilnya juga ganti. Begitu saja. Setuju tidak? Rakyat pasti setuju kalau pakai cara-cara itu. Jadi PR kita ini masih besar sekali,terangnya.

Ditambah lagi, Presiden menyerahkan langsung 5.534 sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat Sumatra Selatan meliputi Kota Palembang, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Prabumulih, dan lain-lainnya.

Bagi Presiden Joko Widodo sendiri, penyerahan sertifikat kali ini terasa spesial. Sebab, bersamaan dengan sertifikat milik masyarakat, ia turut menyerahkan sertifikat untuk sejumlah tempat ibadah. Sertifikat tempat ibadah tersebut terdiri dari masjid dan musala sebanyak 490 sertifikat, terangnya.

Penyerahan sertifikat bagi tempat-tempat ibadah ini akan terus dilakukan di semua provinsi karena masih banyak tempat ibadah yang lahannya belum bersertifikat. Baik masjid, musala, gereja yang pada pagi hari ini ada 10 (sertifikat), vihara, dan kelenteng juga, jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga kembali mengingatkan agar sertifikat yang telah didapatkan itu dipergunakan sebagaimana mestinya. Bila ingin menggunakannya sebagai agunan di bank, ia meminta agar pemilik sertifikat untuk melakukan perhitungan terlebih dahulu mengenai kesanggupan membayar angsuran pinjaman.

 

Journalist: Rully

Editor: Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here