Presiden Jokowi Meninjau Langsung Proyek Padat Karya Tunai di Sumbawa

0
227
(Vibizmedia-Nasional) Presiden melihat langsung pembangunan irigasi kecil sepanjang 319 meter dengan biaya sebesar Rp 225 juta, yang merupakan program padat karya tunai di Desa Pernek, Sumbawa.
 
Ini dilakukannya saat kunjungan kerja ke Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat, tepatnya di desa Pernek, Senin (30/7).
 
Dalam proyek padat karya tunai ini, pekerja yang terlibat adalah sebanyak 80 orang dan waktu pengerjaan selama 60 hari.
Adapun manfaat yang diperoleh adalah irigasi akan mampu mengairi irigasi sawah seluas 80 hektare.
 
Selain itu juga, Presiden sempat berbincang-bincang dengan pekerja padat karya tunai yang sebagian besar merupakan petani.
 
Beberapa topik yang menjadi perbincangan Presiden dan para petani di antaranya adalah produktivitas lahan dan harga gabah.
 
Untuk produktivitas lahan, salah seorang petani menjelaskan bahwa dalam satu tahun lahan mereka dapat menghasilkan panen padi sebanyak dua kali dan satu kali untuk palawija.
 
Presiden pun memuji panen padi yang dihasilkan dari setiap hektare-nya,. Sekarang kalau satu hektar bisa dapat berapa ton? 6 ton padi, ya tinggi dong, 6 ton padi tinggi, ungkapnya.
 
Hal lain yang disampaikan petani adalah mengenai harga gabah. Presiden mengatakan bahwa apabila pemerintah menaikkan harga gabah, maka harga beras akan naik. Tentunya hal seperti ini akan menyenangkan petani, namun di sisi lain masyarakat harus membeli  beras dengan harga yang lebih tinggi.
 
Pemerintah turut menjaga keseimbangan harga beras agar harga berasnya biar tidak mahal tapi petaninya juga mendapatkan harga gabahnya baik.
 

Journalist: Rully

Editor: Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here